Breaking News:

Gembong Pencurian Ponsel di Bogor Diamputasi Kakinya Usai Didor Polisi

Otak dari komplotan pencurian yang kerap beraksi di wilayah Ciomas

Penulis: Yudhi Maulana Aditama | Editor: Suut Amdani
Ist
Satuan Reskrim Polsek Ciomas mengamankan telepon seluler, laptop dan berbagai barang lain terkait penangkapan tujuh orang yang diduga terlibat aksi pencurian Rabu (9/12/2015) dini hari tadi. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudhi Maulana

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIOMAS - Otak komplotan pelaku pencurian yang ditembak polisi karena melawan petugas harus diamputasi kakinya.

Pelaku berinisial WH (36) ditembak di bagian tempurung kaki kanan saat ditangkap di kontrakannya.

Kapolsek Ciomas, Kompol Hepy Hanapy mengatakan WH terkena luka tembak dibawa ke Rumah Sakit Kramatjati untuk diampitutasi.

"Karena proyektil pelurunya bersarang di tempurung kaki, pelaku disarankan untuk diamputasi dengan berdasarkan ijin dari pihak keluarganya," katanya, Rabu (09/12/2015).

Lanjutnya, Pelaku WH yang merupakan otak dari komplotan pencurian yang kerap beraksi di wilayah Ciomas.

Pelaku ditangkap anggota Reskrim Polsek Ciomas pukul 06.00 WIB tadi pagi.

Setelah WH ditangkap, pihaknya melakukan pengembangan dan kembali menangkap enam pelaku lainnya yang merupakan anak buah WH.

Keenam pelaku ini yakni KH (42), AW (25), EM (40), MM (43), ET (27), dan SZ (38) ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Gang Jarum, Kampung Kupu-Kupu RT 3/8, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

"Kami amankan 13 unit Ipad, 23 telepon genggam, empat unit kamera dijital, dan satu unit laptop. Kami juga amankan senjata tajam seperti golok, pisau, gunting, tang yang diduga digunakan pelaku saat beraksi serta kunci leter T," terangnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved