Breaking News:

Subhanallah, Bayi Ini Seumur Hidupnya Harus Transfusi Darah

Fikri Abizar sudah delapan kali melakukan transfusi darah

TribunnewsBogor.com/Vivi Febrianti
Fikri Abizar (1,5) mengiris kesakitan saat perawatn RS PMI menyuntikan jarum saat dilakukan transfusi darah, Rabu (23/12/2015) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Vivi Febrianti

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Fikri Abizar, hanya bisa menangis saat perawat memasukan jarum kecil ke kaki kirinya.

Balita berusia 1,5 tahun ini divonis menderita Thalasemia dan harus menjalani transfusi darah seumur hidupnya.

Putra kedua pasangan Rina Damayanti (30) dan Ujang Sukandi (35) ini, pertama kali diketahui menderita thalasemia saat usianya baru empat bulan.

"Sudah dari bayi, ketahuan pas empat bulan. Saya kaget bukan main pas tahu anak saya terkena thalasemia," kata Rina Damayanti, kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (23/11/2015).

Padahal, kata dia Siti Sabila (6) kakak Fikri Abizar hidup normal.

"Kakaknya alhamdulillah tidak terkena thalasemia, makanya kaget kok adiknya kena," ujarnya saat ditemui TribunnewsBogor.com di RS PMI Bogor.

Meski sempat sedih dan putus asa, Rina dan suaminya hanya bisa pasrah dan terus melakukan transfusi untuk anak keduanya itu.

"Kalau sudah gini kan mau gimana lagi, tinggal rutin transfusi dan minum obat, supaya kondisinya tetap stabil," katanya.


TribunnewsBogor.com/Vivi Febrianti

Fikri Abizar sudah delapan kali melakukan transfusi darah.

Tranfusi darah dilakukan setiap dua minggu sekali.

"Sekali transfusi itu bisa sampai Rp 5 juta, termasuk obat dan penyaring darah. Untungnya disini semuanya gratis," kata dia.

Sejak pukul 06.00 WIB, Fikri dan ibunya sudah antre di RS PMI untuk daftar transfusi dan cek darah.

"Nunggunya lumayan lama, baru kebagian jatah transfusi jam 2 siang dan selesai satu jam kemudian, ". (*)

Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved