Breaking News:

Kios Bensin Terbakar

Sebelum Meninggal, Bocah Korban Kebakaran Kios Bensin Minta Rayakan Tahun Baru

Ibu korban, Boru Bintang tak percaya kedua anaknya meninggal berbarengan.

TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana
Ibu korban menangis di ruang jenazah RS PMI Kota Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudhi Maulana

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Keluarga masih tak kuasa menahan tangis melihat jasad dua anaknya terbujur kaku di kamar jenazah PMI Kota Bogor.

Dua bocah bernama Quin Lulutalya (7) dan adiknya, Cinta Talya (4) menjadi korban kebakaran kios bensin di Desa Cibuntu, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Senin (28/12/2015).

Ibu korban, Boru Bintang tak percaya kedua anaknya meninggal berbarengan.

"Saya sangat kehilangan anak saya. Mereka itu anaknya pintar, Quin anak saya yang ketiga, dia itu selalu bagus nilainya di sekolah," katanya kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (29/12/2015).

Lanjutnya, anak ketiganya itu pernah menuturkan permintaan, untuk bisa merayakan tahun baru bersama keluarga.

"Dia bilang kalau pengen ngerayain tahun baru ngumpul di Depok sama keluarga besar. Eh tapi ternyata berkumpulnya di sini sekarang," tuturnya.

Sementara anak bungsunya, Cinta, ia memiliki panggilan sayang tersendiri.

"Saya panggil dia boneka, dia lagi lucu-lucunya sekarang. Dia itu pintar juga dan ngomongnya sudah lancar," tuturnya.

Penulis: Yudhi Maulana Aditama
Editor: Suut Amdani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved