Bima Arya Emosi, Gembosi Ban Motor dan Gebrak Angkot

Dengan wajah kesal, Bima Arya spontan menggembosi ban motor yang terparkir di sepanjang jalan tersebut.

Bima Arya Emosi, Gembosi Ban Motor dan Gebrak Angkot
TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana
Wali Kota Bogor menggembosi ban motor yang diparkir sembarangan di Jalan Mayor Oking, Kota Bogor, Selasa (5/1/2016) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudhi Maulana

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto emosi saat melihat lokasi parkir motor liar di Jalan Mayor Oking, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2015).

Dengan wajah kesal, Bima Arya spontan menggembosi ban motor yang terparkir di sepanjang jalan tersebut.

Puluhan motor yang diparkir di trotoar Jalan Mayor Oking itu sebagian besar milik penumpang Commuter Line.

Selain menggembosi motor, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP yang mendampingi Bima Arya juga mengamankan helm milik para pengendara motor itu.

Emosi Wali Kota Bogor itu dipicu sikap tidak tegas bawahaannya yang bertugas di sekitar Jalan Mayor Oking depan pintu masuk Stasiun Bogor.

"Seharusnya mereka tegas dalam menindak, agar masyarakat tahu siapa yang memiliki otoritas untuk melakukan pengaturan. Saya mengira pasti ada oknum yang membekingi, dan saya tantang supaya berhadapan langsung dengan saya," katanya kepada TribunnewsBogor usai melakukan sidak pukul 11.30 WIB.

Menurut Bima, persoalan kemacetan di sekitar Stasiun Bogor ini merupakan prioritas utama yang harus diselesaikan.

Selain soal parkir liar, ia juga sempat berjalan ke Jalan Kapten Muslihat sambil menggebrak badan mobil angkutan kota (angkot) yang ngetem seenaknya.

"Mereka berhenti di tengah jalan untuk menunggu penumpang, dan itu membuat kemacetan. Untuk itu saya ambil tindakan tegas," katanya.

Bima Arya juga telah berkoordinasi dengan pihak Stasiun Bogor untuk kembali menutup pintu yang ada di Jalan Kapten Muslihat.

Sebab, sejak beberapa hari kemarin pintu di Stasiun Bogor dibuka karena jumlah penumpang membludak.

Hari ini, dia meminta pihak Stasiun Bogor untuk kembali menutup jalan masuk di Jalan Kapten Muslihat dan kembali masuk melalui Jalan Mayor Oking, karena kondisi penumpang kereta sudah kembali normal.(*)

Penulis: Yudhi Maulana Aditama
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved