Breaking News:

Kak Seto Memohon Dua Film Engeline Tunda Shooting Hingga Kasus Selesai

"Kalau bisa realistis, bukan fiksi. Tunjukan fakta-fakta sampai terungkap kebenaran."

KOMPAS.com/SRI LESTARI
Seto Mulyadi saat di PN Denpasar. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, JAKARTA - Aktivis pemerhati anak Seto Mulyadi alias Kak Seto, meminta dua perusahaan film yang akan mengangkat kisah tragis Engeline ke layar lebar, yakni Sonia Gandhi Sinema dan PT Citra Visual Cinema, dapat menunda shooting hingga proses hukum selesai.

"Bukan mengecam. Saya hanya memohon tunggu sampai kasus ini selesai," tuturnya dalam wawancara per telepon, Selasa (12/11/2016).

Seto mengingatkan, jangan sampai kedua film bersangkutan hanya memanfaatkan kisah tragis Engeline untuk kepentingan komersil.

"Jadi jangan buru-buru dan terkesan saling berebut, hanya menonjolkan akses komersial saja," ujarnya.

Ia menyarankan agar cerita yang diangkat dapat diarahkan kepada kampanye perlindungan anak.

"Kalau bisa realistis, bukan fiksi. Tunjukan fakta-fakta sampai terungkap kebenaran. Sejauh ini saya belum komunikasi sama pihak-pihak terkait. Hanya membaca dari pemberitaan saja," ucap Seto.

Untuk diketahui, PT Citra Visual Sinema akan memproduksi sebuah film berjudul Untuk Angeline dengan mengambil sudut pandang dari ibu kandung Engeline, Hamidah.

Adapaun artis peran yang terlibat, antara lain Kinaryosih sebagai ibu kandung Engeline (Midah), Teukur Rifnu Wikana sebagai ayah kandung Engeline (Santo), Naomi Ivo (Angeline), dan Roweina Umboh sebagai ibu angkat Engeline (Tery).

Sedangkan rumah produksi Sonia Gandhi Sinema akan mengambil sudut pandang orang-orang di sekeliling Engeline yang dikemas dalam judul Angeline: Inspiring of True Story Angeline.

Film ini akan menghadirkan aktor Roy Marten, Krisna Mukti, Andi Soraya dan Regina Farhat.

Editor: Suut Amdani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved