Teror Bom

Karangan Bunga Kapolda Metro Jaya Iringi Pemakaman Korban Bom

Almarhum meninggal sekitar jam sembilan tadi malam

Penulis: Damanhuri | Editor: Bima Chakti Firmansyah
TribunnewsBogor.com/Damanhuri
Karangan bunga dari Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Tito Karnavian di rumah korban bom Thamrin, Rais Karna di Kampung Plered RT 3/12 Desa Pabuaran, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Rais Karna (37) korban tragedi teror Bom di kawasan Sarinah Jakarta Pusat, (14/1/2016) akhirnya menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit Abdi Waluyo.

Jesazah Rais sudah di makamkan Kampung Plered RT 3/12 Desa Pabuaran, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pantauan Tribunnews Pantauan TribunnewsBogor.com, rumah korban masih terlihat kunjungan dari kerabat dan saudara yang datang untuk menyampaikan ucapan dukacita kepada keluarga.

Selain itu, terlihat juga karangan bunga dukacita dari Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. M Tito Karnavian.


TribunnewsBogor.com/Ist.
Rais Karna semasa hidup

Paman Korban, Muhamad Suganda (49) bercerita, awalnya pihak keluarga mendapatkan informasi jika almarhum menjadi korban saat tragedi di kawasan Sarinah pada Kamis (14/1/2016) setelah penembakan terjadi.

"Kami dapat kabar dari adik Rais, yang satu kantor dengan almarhum," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Minggu (17/1/2016).

Lebih lanjut dia mengatakan, almarhum sempat menjalani perawatan di rumah sakit Abdi Waluyo Jakarta.

"Almarhum meninggal sekitar jam sembilan tadi malam," kata dia.

Rais Karna bekerja sebagai karyawan di Bank Bangkok yang berlokasi di kawasan Thamrin sejak 5 tahun lalu.

Korban meninggakkan seorang Istri dan dua orang anak yakni Laili Herlina (35), Siti Atayah Ramadani (5) dan Qiano Aprilia Rafasya (3).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved