Breaking News:

Teror Bom

Warga Dilarang Pakai Jaket ke Kantor Polisi :'Kalau Pakai Topi Nike Gimana?'

Selain itu, petugas juga memeriksa tas warga yang berukuran besar.

Penulis: Yudhi Maulana Aditama | Editor: Soewidia Henaldi
TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana
Pengamanan di Markas Polres Bogor Kota cukup ketat pasca bom Sarinah. Warga harus melepas jaket, Selasa (19/1/2016) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudhi Maulana

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Warga dilarang memakai jaket saat masuk ke markas Polres Bogor Kota, Selasa (19/1/2016).

Pantauan TribunnewsBogor.com di depan pos penjagaan Mapolres Bogor Kota, Jalan KS Tubun, Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat, setiap warga harus lapor ke petugas penjagaan dan dilarang menggunakan jaket.

"Dilepas jaketnya, ditenteng aja.di sini gak boleh pakai jaket," kata anggota polisi, Brigadir Alex Sandro kepada salah seorang warga yang datang.

Para warga yang mengenakan jaket harus dilepas selama di dalam area kantor.

Selain itu, petugas juga memeriksa tas warga yang berukuran besar.

"Warga yang bawa tas gede kita periksa. Terus kalau ada yang mau bikin SIM baru tukar SIM di sini dengan ID card tamu," katanya kepada TribunnewsBogor.com.

Selain itu, warga juga tidak boleh menggunakan celana pendek saat masuk ke wilayah Mapolres Bogor Kota.

Warga yang mengendarai mobil ke dalam Polres juga wajib membuka jendela mobil.

Sejumlah warga yang ditanya soal aturan baru itu, cukup mendukung.

Namun, warga menilai aturan tersebut terlalu simpel.

"Kenapa gak diperiksa setiap pengunjung pakai metal detector, kan lebih akurat. Nanti, orang yang pake topi ada gambar nike nya juga dilarang," kata Risma.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved