Breaking News:

Teror Bom

Satpam Starbuck Thamrin Masih Trauma, Sering Kaget Dengar Suara Pintu Ditutup

Aldi mengalami gangguan pendengaran pasca dengar ledakan bom.

Penulis: Damanhuri | Editor: Suut Amdani
TribunnewsBogor.com/Damanhuri
Aldi Tardiansyah korban luka ledakan Bom Sarinah. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKARAJA - Aldi Tardiansyah (17) satu dari korban luka tragedi teror bom di Sarinah, Jakarta, pada kamis (14/1/2016) lalu, masih mengalamai trauma.

Petugas keamanan Cafe Starbuck yang baru bekerja sekitar dua minggu ini dikejutkan dengan kejadian heboh ledakan bom yang banyak memakan korban itu.

Adli sedikit bercerita, saat bom meledak posisinya sedang berada di dalam ruangan Starbuck.

Kemudian, bom meledak di depan Starbuck membuatnya terpental lebih dari dua meter.

Serpihan kaca menancap di tubuhnya.

"Pas ada ledakan di luar Starbuck, saya langsung terpental dan terkena serpihan kaca," ujarnya dengan suara terpatah-patah kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (19/1/2016).

Setelah kejadian itu, Aldi langsung pingsan di lokasi.

Dia tidak bisa mengingat jelas kondisi yang terjadi saat itu.

Menurut Kakek korban Supandi (63) menambahkan, saat ini kondisi cucunya itu masih trauma berat sehingga belum bisa banyak diajak bicara.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved