Waspada DBD

Awas! Nyamuk Bisa Lebih Ganas Jika Fogging Tak Sesuai Dosis

Berantas sarang nyamuk cukup lakukan 3M.

Awas! Nyamuk Bisa Lebih Ganas Jika Fogging Tak Sesuai Dosis
TribunnewsBogor.com/Damanhuri
Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor menyatakan 91 orang meninggal dunia akibat serangan Demam Berdarah Dengue (DBD). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor tidak memperkenankan jika terjadi kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) untuk langsung melakukan Foging.

Pasalnya, pengasapan foging dinilai membahayakan kesehatan warga jika yang lingkungannya dilakukan foging.

Kepala Dinas Kabupaten Bogor, dr Camelia W Sumaryana menjelaskan, foging merupakan langkah akhir yang dilakukan jika terjadi kasus DBD yang meyerang masyarakat cukup banyak dan sudah tidak bisa dikendalikan lagi.

Menurutnya, sebelum dilakukan foging langkah yang harus dilakukan yakni melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE), melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan melakukan 3M yaitu Menutup, Menguras dan Mengubur barang yang menjadi tempat berkembangbiak nyamuk.

"Yang terpenting itu menjaga pola hidup sehat dan bersih," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Senin (25/1/2016).

Setelah itu, kata dia, ditaburkan bubuk abate untuk membunuh jentik nyamuk agar tidak berkembang biak dan membesar.

"Jadi foging itu bukannya tidak boleh, tapi alternatif akhir kalau kasusnya DBD banyak terjadi ditempat itu dan langkah awal sudah dilakukan," kata dia.

Tak hanya itu, sambung Camelia, selain menberikan dampak yang buruk bagi lingkungan.

Foging juga bisa membuat kekebalan nyamuk semakin bertambah.

Sebab, kata dia, secara ilmiah nyamuk yang merupakan makhluk kecil itu juga memiliki daya tahan tubuh.

Sehingga, jika sering diberi racun namun dengan dosis yang tidak sesuai maka akan membuat nyamuk terbiasa dan lebih kebal.

"Jika tidak sesuai dosis yang diberikan. Malah nyamuk ini bisa lebih ganas lagi. Sehingga foging ini memang tidak boleh sembarangan dilakukan," jelasnya.

Penulis: Damanhuri
Editor: Suut Amdani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved