Gafatar Bogor

Eks Gafatar Bogor Bakal Diajari Lagi Shalat

pihaknya juga akan melakukan peninjauan sudah sejauhmana penyimpangan agama

Eks Gafatar Bogor Bakal Diajari Lagi Shalat
TribunnewsBogor.com/Damanhuri
Ketua MUI Kabupaten Bogor, KH Ahmad Mukhri Ali 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor akan memberikan pemahaman Islam bagi warga eks Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) asal Kabupaten Bogor.

Ketua MUI Kabupaten Bogor, KH Ahmad Mukhri Adji mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan sejumlah materi keagamaan yang akan diberikan kepada eks Gafatar asal Kabupaten Bogor.

"Kalau sudah di Bogor akan kami berikan pemahaman Islam yang sesungguhnya, seperti membimbing mereka untuk sholat berjamaah. Mereka itukan sudah tidak melaksanakan shalat setelah beegabung dengan kelompoknya," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Sabtu (30/1/2016).

Lebih lanjut dia mengatakan, pihaknya juga akan melakukan peninjauan sudah sejauhmana penyimpangan agama yang ada di dalam diri masing-masing eks Gafatar asal Kabupaten Bogor ini.

"Mereka saat ini masih di Bandung dulu, setelah dibawa ke penampungan di Bogor akan kami ajak diskusi sebelum kembali ke lingkungan masyarakat," katanya.

Terlebih, sambungnya eks Gafatar asal Kabupaten Bogor saat ini jumlahnya bertambah menjadi sekitar 72 orang dari sebelumnya hanya 42 orang.

"Ada tambahan 30 orang lagi masih di Jakarta. Kemungkinan hari senin semua akan tiba di tempat penampungan yang sudah di siapkan di Bogor," kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati
Bogor, Hj Nurhayanti akan menyiapkan penampungan bagi puluhan warga eks Gafatar yang kembali ke Bogor.

Dia mengatakan, ada sekitar 40 jiwa dari sembilan kepala keluarga (KK) warga Kabupaten Bogor yang bergabung dengan kelompok tersebut.

Saat ini, sambungnya, ke 40 warganya itu masih berada di Dinas Sosial Jawa Barat.

"Setelah selesai di lakukan pembinaan disana, mereka akan kami jemput untuk kembali ke
Bogor," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com , Selasa (26/1/2016).

Terlebih, pihaknya sudah menyiapkan dua penampungan untuk mantan anggota Gafatar, yaitu di wilayah Tonjong dan Citeureup, Kabupaten Bogor.

"Sebelum kembali ke rumahnya masing-masing, kami lakukan pembinaan terlebih dahulu agar kembali diterima oleh masyarakat," katanya.(*)

Penulis: Damanhuri
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved