Menteri BUMN: Ada Lowongan 67 Ribu Tenaga Kerja di Proyek Kereta Cepat,
Saat pembangunan jalur, proyek ini akan menciptakan lapangan kerja bagi 39 ribu orang
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, JAKARTA -- Menteri BUMN Rini Soemarno mengklaim pembangunan kereta cepat Jakarta - Bandung akan banyak menciptakan lapangan kerja baru.
Berdasarkan perhitungannya, pembangunan proyek tersebut akan memberikan lapangan kerja baru bagi 67 ribu orang.
Jumlah penciptaan lapangan kerja tersebut, kata Rini, terbagi menjadi tiga.
Pertama, saat pembangunan jalur, proyek ini akan menciptakan lapangan kerja bagi 39 ribu orang.
"Itu selama tiga tahun pembangunan," kata Rini, Jumat (29/1).
Kedua, pada masa pembangunan stasiun.
Menurut perhitungan Rini, pembangunan stasiun kereta cepat bisa menciptakan lapangan kerja bagi 20 ribu orang.
Sementara tahap ketiga, saat operasional.
Pada waktu pengoperasian, kereta cepat nanti bisa memberi lapangan kerja bagi 28 ribu orang.
Meskipun diklaim akan menciptakan banyak lapangan kerja, sejumlah anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) meminta pemerintah mengkaji kembali rencana pembangunan Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung.
Mereka bahkan meminta kepada pemerintah untuk membatalkan proyek tersebut.
Rapat Paripurna Luar Biasa DPD pun khusus digelar untuk mempertanyakan pembangunan proyek tersebut.
Anggota DPD dari Jambi, M Syukur, mengatakan, ada permasalahan yang harus dijelaskan sampai tuntas oleh pemerintah sebelum melanjutkan proyek tersebut.
Salah satunya, mengenai biaya investasi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang mencapai US$ 5,5 miliar atau jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan proyek kereta cepat Teheran- Isfahan yang hanya mencapai US$ 2,7 miliar.
"Padahal kontraktor sama, dan kabarnya panjangnya lebih panjang di Iran," katanya.
Anggota DPD dari Jakarta, AM Fatwa, berpendapat pembangunan kereta cepat tidak sesuai dengan visi Indonesia.
Kalau dilanjutkan, pembangunan kereta cepat jalur Jakarta - Bandung itu justru akan memperlebar kesenjangan pembangunan.
"Itu hanya akan membuat pembangunan terpusat di Jawa," katanya. (Agus Triyono)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/menteri-bumn-rini-soemarno_20160201_091646.jpg)