Gafatar Bogor
Eks Gafatar Asal Kabupaten Bogor Mendapatkan Pembinaan Keagamaan di BKS Citeureup
Pembinaan yang dilakukan adalah seputar bidang keagamaan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Penulis: Damanhuri | Editor: Bima Chakti Firmansyah
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CITEREUP - Puluhan mantan anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) asal Kabupaten Bogor hingga saat ini masih berada di Penampungan Balai Kesejahteraan Sosial (BKS) Citeureup.
Berdasarkan data yang di peroleh dari petugas BKS Citereup saat ini anggota yang menjalani pembinaan berjumlah 92 jiwa yang terdiri dari 22 Kepala Keluarga (KK).
Pembinaan yang dilakukan adalah seputar bidang keagamaan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Kemudian pembinaan secara psikologi sosial.

TribunnewsBogor.com/Damanhuri
Total tersebut terdiri dari laki-laki dewasa 27 orang, peremuan 24 orang, anak-anak 30 orang, dan Balita 11 orang.
"Dari hasil pendataan ulang kami, ada beberapa warga dari luar Kabupaten Bogor. Mereka KTP nya 4 KK warga Menpawa Kalimantan, satu KK warga Banyuwangi dan satu KK lagi warga Jakarta," kata Tatang Haris, Pekerja Sosial (Peksos) BKS Citeureup.
Lebih lanjut dia mengatakan, hingga saat ini dirirnya belum mengetahui langkah selanjutnya yang akan diambil untuk 6 KK yang bukan warga Kabupaten Bogor itu.
"Saat ini pimpinan lagi rapat, saya belum dapat informasi langkah yang akan diambil," kata dia.
Hingga saat ini, mantan anggota Gafatar yang berada di penampungan belum boleh melakukan aktivitas diluar lingkungan BKS Citereup.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/gafatar_20160201_193917.jpg)