VIDEO - Ivan Gunawan Mention Zoya Lovers "Cari yang Halal Saja" Tuai Komentar Miring
Video Ivan mendapat sejumlah komentar miring dari netizen.
Penulis: Suut Amdani | Editor: Suut Amdani
Laporan wartawan Tribunnewsbogor.com, Suut Amdani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, KOTA BOGOR - Kerudung halal sedang hangat dibicarakan publik, usai peritel besar Shafco produsen busana muslim Zoya mengumumkan telah mendapat sertifikat halal dari Majelis Ulama Indoneisa untuk produk kerudungnya.
Bergam komentar pro dan kontra kontan menyeruak di berbagai media sosial.
Rupanya, Perancang busana kondang Ivan Gunawan juga punya pendapat tersendiri.
Ivan Gunawan memposting sebuah video di akun Instagramnya @ivan_gunawan, Jumat (5/2/2016).
Video ini juga diberi keterangan seperti ini.
"aku si cari yg HALAL ajah ..... @zoyalovers #hijab #zoya #halal #ivangunawan."
Postingan video berdurasi pendek ini juga di-mention ke akun @zoyalovers.
Dalam video itu, Ivan mengucapkan beberapa kata tetang halal, berikut kutipannya.
"Nih dengerin ni. Igun itu cuma cari yang halal. Lagian yang halal ada, ngapain harus cari yang lain, iya nggak?"
Kontan pesan ini mendapat sejumlah komentar miring dari netizen.
Misalnya, @griyariassofa:
"Iklan bgt ... Kasihan lho mak kerudung yg dpasar kl.d anggap.tdk halal @ivan_gunawan"
Ada lagi, @oti_ganeshaolshop:
"Berati yg dipake orang2 selama berabad2 itu haram dong ka? Bukannya islam itu mempermudah ya ka? Terus apa kabarnya dengan orang2 yg ngga mampu di luaran sana yg ingin menutup aurat mereka? Apa mereka harus puasa dulu biar bisa beli kerudung dr zoya yg harganya ngga 10 atau 20rb? Biar mereka bisa halal dimata."

Instagram
Bikin geger netizen
Peritel besar Shafco yang memiliki produk busana muslim Zoya mengejutkan banyak pihak setelah mereka mengumumkan telah mendapat sertifikat halal dari Majelis Ulama Indoneisa untuk produk kerudungnya.
Di akun Instagram resmi Zoya, @zoyalovers, terdapat poster pengumuman yang bertuliskan, "Kerudung bersertifikat halal pertama di Indonesia.
Tahkuah Anda? yang membedakan antara kain yang halal dan haram adalah penggunaan emuslifer pada saat pencucian kain tersebut, untuk produk halal bahan pembuatan emuslifernya menggunakan tumbuhan sedangkan untuk yang tidak halal emuslifernya menggunakan gelatin babi."
Lantaran pengumuman Zoya tersebut, netizen heboh perihal status halal untuk kerudung.
Menurut pantauan Kompas Female pada media Twitter, banyak netizen yang skeptis dan kritis terhadap kerudung halal.
Salah satunya pengguna akun dengan nama Puad Hasan yang menulis, "Ribet bin lebay. Menurut Anda, setelah kerudung halal, lalu baju koko halal?"
Ada pula pengguna akun Lintang Tunju Manik yang menulis, "Kerudung halal pertama di Indo? Oh jadi selama ini berjuta-juta wanita di sini pakai kerudung haram? Gosh, MUI...."
Lalu, tak sedikit netizen yang tidak ragu melontarkan komentar sarkastis, mempertanyakan apakah uang untuk membeli kerudung halal adalah uang halal atau haram?
Tata menulis, "Sampe uang buat beli kerudungnya ditelusuri dapet dari mana. #halaljangannanggung."
Lindungi konsumen
Setelah merek busana muslim, Zoya, meluncurkan pengumuman akan produk kerudung halal yang telah mendapat sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), banyak netizen menanggapinya dengan skeptis dan kritis.
Tak sedikit netizen yang menuding bahwa kerudung halal hanya strategi bisnis dari Zoya.
Menjawab pertanyaan netizen, Kompas Female pun menghubungi Shafco, perusahaan induk Zoya.
Sigit Endroyono selaku creative director dari Shafira Corporation mengatakan, "Shafco telah berusia 27 tahun dan sertifikasi halal ini adalah wujud tanggung jawab perusahaan untuk melindungi konsumen muslimah,".
Selain itu, Sigit juga menjelaskan jika sertifikasi halal ini adalah salah satu upaya pemenuhan dari Undang Undang no. 33 ayat 14 perihal jaminan produk halal.
"Zoya memberikan kepastian dan perlindungan terhadap konsumen Zoya agar mendapat hijab yang terverifikasi kehalalannya, dalam hal ini proses pembuatan kainnya," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ivan-gunawan_20160205_180909.jpg)