Cabe Rawit Gendut Dijual Rp 20 Ribu/Kg, Harga Bahan Pangan Turun Paska Imlek

Beberapa harga bahan pokok di pasar naik mulai awal tahun hingga menjelang Imlek

Tayang:
Penulis: Yudhi Maulana Aditama | Editor: Vovo Susatio
TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana Aditama
Pedagang sayur di Pasar Anyar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (9/2/2016). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudhi Maulana

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Beberapa harga komoditas bahan pangan di pasar tradisional Kota Bogor mulai turun sehari setelah perayaan Tahun Baru Imlek.

Pengamatan TribunnewsBogor.com di Pasar Anyar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat, beberapa harga bahan pokok menunjukkan penurunan harga pada Selasa (9/2/2016).

Cabai rawit gendut menjadi Rp 20 ribu per kilogram (kg), dari sebelumnya Rp 35 ribu per kg.

Cabai rawit menjadi Rp 18 ribu per kg, dari sebelumnya Rp 25 ribu per kg.

Bawang merah Rp 20 ribu per kg, dari sebelumnya Rp 25 ribu per kg.

Bawang bombay Rp 16 ribu per kg, dari sebelumnya Rp 18 ribu per kg.

Tomat Rp 8 ribu per kg, dari sebelumnya Rp 10 ribu per kg.

Kentang Rp 10 ribu per kg, dari sebelumnya Rp 15 ribu per kg.

Wortel Rp 7 ribu per kg, dari sebelumnya Rp 12 ribu per kg.

Brokoli Rp 14 ribu per kg, dari sebelumnya Rp 16 ribu per kg.

Jengkol Rp 20 ribu per kg, dari sebelumnya Rp 24 ribu per kg.


TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana Aditama

Sementara beberapa harga bahan pokok yang masih stabil antara lain telur Rp 23 ribu per kg, daging sapi Rp 115 ribu per kg dan ayam Rp 35 ribu per kg.

Ada juga bahan pokok yang masih mengalami kenaikan harga, seperti bawang putih menjadi Rp 28 ribu per kg, dari sebelumnya Rp 20 ribu per kg.

Cabai merah juga naik menjadi Rp 40 ribu per kg, dari sebelumnya Rp 20 ribu per kg.

Pedagang sayuran di Pasar Anyar, Medi mengatakan beberapa harga bahan pokok di pasar naik mulai awal tahun hingga menjelang Imlek.

"Memang banyak yang naik saat memasuki Imlek, tapi setelah itu banyak juga yang turun," katanya kepada TribunnewsBogor.com.

Ia memprediksi, turunnya harga akan bertahan hingga beberapa pekan ke depan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved