Breaking News:

Kerajinan di Rumah Sutera Ini, Kainnya Dijual Mulai Rp 100 Ribu Hingga Jutaan

"Banyak pejabat juga, beberapa kali ajudan menteri beli lain di sini."

TribunnewsBogor.com/Vivi Febrianti
Rumah Sutera berada di Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Vivi Febrianti

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TAMANSARI - Selain menyediakan wisata edukasi proses pembuatan kain sutera, Rumah Sutera juga menjual berbagai produk hasil kreasinya.

Di antaranya kain sutera motif polos, kain sutera motif batik, kain sutera berbagai motif, pakaian wanita, pakaian laki-laki, kerudung, syal, hingga gantungan kunci.

"Semua benang sutera yang ditenun jadi kain, hasil akhirnya kita jual di galery ini," kata bagian Administrasi Rumah Sutra, Neneng Agriani, kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (10/2/2016).

Harga berbagai kain sutera di galery yang berada di Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat variasi dari ratusan hingga jutaan.

"Harga kerudung polos sekitar Rp 125 ribu, kalau yang motif Rp 200-350 ribuan," kata dia.

Sedangkan untuk selendang, berkisar mulai Rp 350-500 ribu.


TribunnewsBogor.com/Vivi Febrianti

"Kalau kainnya variasi juga, ada yang Rp 300 ribu, ada juga yang Rp 8 jutaan. Tergantung motifnya, paling mahal yang kain tulis dengan banyak warna," jelasnya.

Untuk motif batik, kata dia, Rumah Sutera bekerjasama dengan galey batik di Cirebon.

Selain kain, gelery ini juga membuat kreasi gantungan kunci dari kokon, atau kepompong ulat sutera, yang kurang bagus sehingga tidak bisa diambil kainnya.

"Istilahnya kokon yang reject, kemudian dikeringkan, dan diberi warna. Kemudian dikreasikan menjadi burung-burungan, bunga, dan sebagainya," kata dia.

Selain memanfaatkan kokon ulat sutera, Neneng juga memanfaatkan kepompong dari ulat liar yang muncul di pohon alpukat.

"Kepompong ulat liar ini warnanya memang lebih bagus, berwarna emas dari sananya. Tanpa pewarna lagi, bisa ditenun juga tapi dengan metode yang sangat berbeda," jelasnya.

Berbagai hasil kreasi di galery ini, banyak diburu oleh pengunjung yang datang ke Rumah Sutera, namun banyak juga pelanggan yang sengaja datang untuk membeli kain.

"Banyak pejabat juga, beberapa kali ajudan menteri beli lain di sini. Tapi di sini banyaknya untuk perempuan, untuk laki-laki kita hanya buat sedikit untuk sample," jelasnya.

Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Suut Amdani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved