Wali Kota Bima Arya Minta Tempat Parkir di Stasiun Bogor Disegel

"Ada keterlambatan dari konsultan yang digunakan oleh PT KAI. Ada beberapa revisi gambar," ujarnya.

Wali Kota Bima Arya Minta Tempat Parkir di Stasiun Bogor Disegel
TribunnewsBogor.com/Ardhi Sanjaya
Tempat parkir di dalam Stasiun Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Ardhi Sanjaya

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Wali Kota Bogor, Bima Arya minta Satpol PP lakukan segel tempat parkir di dalam Stasiun Bogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Pasalnya belum kantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

Tempat parkir Double Decker di dalam kawasan Stasiun Bogor, tidak melengkapi bangunanannya dengan IMB.

"Double decker PT KAI amdal sudah selesai, sekarang sedang dalam proses site plan menunggu persyaratan perbaikan gambar dari pemohon dan kondisi di lapangan," kata Wali Kota Bogor, Bima Arya, kepada TribunnewsBogor.com.

Persoalan ini terkuak bukan hanya saat ini saja, melainkan sudah beberapa bulan lalu.


TribunnewsBogor.com/Ardhi Sanjaya

"Double decker seharusnya belum bisa digunakan," kata Bima.

Hampir satu tahun, pengelola berdalih sedang mengurus seluruh perizinan.

Bahkan, beberapa bulan lalu, tempat parkir bertingkat ini sudah ditutup sementara oleh Satpol PP Kota Bogor.


TribunnewsBogor.com/Ardhi Sanjaya

Bima, memastikan, penerapan regulasi terhadap bangunan tidak berizin ini, sama sekali tidak ada intervensi atau campur tangan dari pemilik perusahaan pengelola.

"Ada keterlambatan dari konsultan yang digunakan oleh PT KAI. Ada beberapa revisi gambar," ujarnya.

Menurutnya, tempat ini tidak difungsikan sebelum IMB keluar.

"Saya sudah komunikasikan dengan kepala stasiun. Segera saya minta pol pp untuk tutup dan pastikan tidak difungsikan sebelum imb selesai," tegasnya.

Penulis: Ardhi Sanjaya
Editor: Bima Chakti Firmansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved