Koordinator Baso Goreng Ajak Mandi 3 Bocah Cilik, Anggota Polsek Citereup Menangkapnya
Orangtua salah satu korban curiga melihat rambut anaknya dalam kondisi sedikit basah, memakai minyak rambut laki-laki dan wajahnya mengenakan bedak
Penulis: Damanhuri | Editor: Vovo Susatio
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CITEREUP - Seorang kakek tiga orang cucu hanya tertunduk malu saat digiring anggota Polsek Citereup untuk menjalani pemeriksaan.
Pria 51 tahun berinisial Ac itu wajahnya ditutup sebo, kedok kain hitam yang hanya menyisakan lubang untuk bagian mata, hidung dan mulut.
Anggota Unit Reskrim Polsek Citereup menangkap Ac atas dugaan melakukan pencabulan terhadap tiga orang anak di bawah umur.
Tiga bocah itu padahal usianya masih kecil.
Seorang korban berinisial WR baru berumur 5 tahun, sedangkan korban lain adalah AM yang berusia 6 tahun dan SA seorang gadis kecil berumur 7 tahun.

TribunnewsBogor.com/Damanhuri
Kejadian menyedihkan yang menimpa tiga bocah terjadi rumah kontrakan Ac di daerah Kampung Sanja, Desa Sanja, Kecamatan Citereup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kapolsek Citereup, Kompol Muhammad Chaniago saat pertemuan dengan wartawan, Senin (15/2/2016), menjelaskan, Ac mengajak mandi tiga korban yang masih di bawah umur.
Saat mandi bersama, Ac meraba-raba kemaluan korban hingga mengalami semacam memar.
Setelah pulang ke rumah masing-masing, orangtua salah satu korban curiga melihat rambut anaknya dalam kondisi sedikit basah, memakai minyak rambut laki-laki dan wajahnya mengenakan bedak.
Ketika ditanya orangtuanya, sang bocah mengaku baru saja dimandikan oleh Ac.
"Iya aku habis dimandiin di rumah Mang Ac," kata kapolsek menirukan percakapan korban kepada orangtuanya.

TribunnewsBogor.com/Damanhuri
Kapolsek Citereup, Kompol Muhammad Chaniago
Kapolsek Citereup mengatakan, tiga korban saat ini menjalani pemeriksaan medis di RS Polri Kramatjati Jakarta.
"Korban diiming-imingi uang Rp 1000 oleh pelaku yang berprofesi sebagai kordinator baso goreng keliling itu," kata Kompol Muhammad Chaniago.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengantispasi ada korban lain yang tidak berani melapor.
"Pelaku mengaku sudah lima kali melakukan hal ini. Makanya kami khawatir ada korban lain yang tidak berani melapor," kata kapolsek.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/pencabulan_20160215_124259.jpg)