Jelang Pilkada DKI, Bawaslu Waspadai Bakal Calon Nyolong Start
Jangan sampai ada kandidat-kandidat yang menggunakan ruang-ruang untuk kampanye
Penulis: Yudhi Maulana Aditama | Editor: Vovo Susatio
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com Yudhi Maulana
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta bakal digelar pada 2017 mendatang.
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Muhammad menegaskan pihaknya mewaspadai praktik-praktik kecurangan yang marak terjadi saat pemilu, seperti misalnya upaya mencuri start kampanye Pilkada DKI Jakarta.
"Kami sudah menyampaikan masukan kepada Komisi 2 DPR RI mengenai sejumlah revisi undang-undang terkait Pilkada DKI. Ini harus sudah diatur, jangan sampai ada kandidat-kandidat yang menggunakan ruang-ruang untuk kampanye," katanya kepada TribunnewsBogor.com.

TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana Aditama
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Muhammad
Meski belum ada ketetapan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta, Muhammad menegaskan, Bawaslu berharap pemerintah harus segera menetapkan peraturan.
Sebab, menurutnya, bisa saja ada bakal calon gubernur yang mulai curi start kampanye.
"Kami menghindari adanya kampanye terselebung. Sejauh ini ada indikasinya (curi start), misalnya ada pernyataan akan maju lagi (sebagai gubernur). Nah, kalau sudah ada itu, itu membuka ruang untuk menggunakan ruang publik untuk kampanye," tutur Muhammad.
Dalam waktu dekat Bawaslu akan berkoordinasi dengan KPU dan Komisi II DPR, terkait regulasi Pilgub DKI yang memiliki peraturan khusus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/pilkada-dki-jakarta-2012_20160217_135532.jpg)