Wow! Wanita Cantik Ini Berlibur di Pulau Tak Berpenghuni Selama 19 Hari, Lihat Apa yang Dilakukannya
Ia melakukan liburan 'gilanya' itu dengan sengaja terdampar di pulau tak berpenghuni
Penulis: Noor Hendy Dinata Poetra | Editor: Suut Amdani
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Hendy Dinata
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Seorang wanita yang berprofesi sebagai pelajar asal Jepang bernama Reikko Hori (22) memutuskan untuk menguji dirinya hidup tanpa bekal apa pun di sebuah pulau tidak berpenghuni.
Ia melakukan liburan 'gilanya' itu dengan sengaja terdampar di pulau tak berpenghuni bernama Amparo di wilayah perairan Indonesia selama 19 hari sendirian.
Pulau Amparo terletak sekitar 6.760 kilometer sebelah barat laut Australia.
Tidak hanya bekal makanan, Hori juga tidak membawa alat bertahan hidup di alam liar seperti tenda, golok, korek api, dan alat penerang.
Demi menghasilkan api, Hori harus bersusah payah menggunakan cahaya matahari yang membias melalui bantuan kaca pembesar yang dibawanya.
Seperti dilansir laman DailyMail.co.uk, kaca pembesar adalah satu-satunya alat modern yang dia bawa.
Aksi Hori ternyata tidak gratis, dia harus membayar terlebih dahulu untuk bisa mencoba hidup bagai tokoh Tom Hanks dalam film Cast Away.

Cocastaway
Docastaway adalah sebuah biro perjalanan yang bertanggung jawab atas ekspedisi Hori ini.
"Pada awal kedatangannya, Hori tidak mempersiapkan apa pun untuk ekspedisinya, lebih parahnya lagi dia tidak memiliki bekal ilmu untuk bertahan hidup di alam liar," kata Alvaro Cerezo kepala biro perjalanan.
Namun begitu, Hori tidak patah arang, dia tetap melanjutkan niatnya untuk berpetualang selama lebih dari dua minggu di pulau tak berpenghuni itu.
Saat diwawancara sebelum ditinggal seorang diri, gadis muda ini mengaku akan tidur beralaskan pasir, meski badai datang dia akan coba bertahan dengan bantuan seadanya.
Hori mendapatkan minum dari air kelapa dari buah yang ada di sekitaran pantai, dan mengisi perut dengan menombak ikan di sekitaran pantai dengan ranting tajam.
"Saya biasanya lebih suka menyendiri. Tapi setelah 19 hari di pulau terpencil ini, saya menyadari saya butuh orang lain. Saya bisa merasa bahagia jika ada orang di sekeliling saya. Sekarang saya ingin hidup bermanfaat bagi orang lain," kata Hori.
