Breaking News:

Khawatir Barang Bukti Gas Elpiji Oplosan Meledak Polisi Koordinasi dengan Pertamina

Hingga kini polisi belum bisa mengungkap pelaku

Penulis: Damanhuri | Editor: Suut Amdani
TribunnewsBogor.com/Damanhuri
Barang bukti gas oplosan yang disita dari warga diamankan di Mapolres Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Hingga kini polisi belum bisa mengungkap pelaku pengoplosan gas bersubsidi di kawasan Rumpin Bogor.

KBO Reskrim Polres Bogor, IPTU Enjo Sutarjo mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk dapat menangkap pelaku pengoplosan gas subsidi ke gas non subsidi itu.

"Kami masih melakukan pengejaran para pelaku," ujarnya saat ditemui TribunnewsBogor.com di ruang kerjannya, Kamis (25/2/2016).

Tak hanya itu, pihaknya pun sudah berkordinasi dengan PT Pertamina agar tabung gas sitaan yang saat ini ada di Mapolres Bogor bisa dititipkan terlebih dahulu di Pertamina.

"Kami khawatir meledak jika dibiarkan tanpa dirawat seperti itu, makannya sudah di kordinasikan ke Pertamina," kata dia.

Pantauan TribunnewsBogor.com, ribuan tabung gas berukuran 3 kilogram, 12 kilogram dan 50 kilogram masih tersimpan dihalaman belakang lapangan Mapolres Bogor.

Diberitakan sebelumnya, Anggota Unit Reskrim Polsek Rumpin bersama Polres Bogor membongkar kasus pengoplosan gas 3 kilogram menjadi 12 kilogram.

Polisi melakukan penggerebekan rumah warga di dua lokasi berbeda yakni di Kampung Cikandang, Desa Mekarsari dan Kampung Pasir Jeruk Desa Taman Sari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (20/2/2016) lalu.

Kapolsek Rumpin Kompol Parmin menjelaskan, penggerebekan awalnya dilakukan pada Sabtu sekitar pukul 21.30 WIB di rumah warga berinisial MN (36).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved