Mengerikan ! Kampung Ini diteror Makhluk Misterius, 200 Ayam dan Bebek Mati Dihisap Darahnya

hewan misterius tersebut hanya meninggalkan satu petunjuk mengejutkan yaitu empat jejak tertanam dalam lumpur, berukuran tangan anak.

Penulis: Bima Chakti Firmansyah | Editor: Bima Chakti Firmansyah
shanghaiist.com/NetEase
Jejak dari makhluk misterius. 

Laporan Wartawan TribunnewBogor.com, Bima Chakti Firmansyah

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Penduduk desa di pinggiran kota Pudong, China, tengah dilanda ketakutan.

Pasalnya beberapa minggu terakhir mereka diteror oleh sesosok misterius.

Hal tersebut dibuktikan dengan banykanya hewan ternak berupa ayam dan bebek milik warga mati dengan cara mengenaskan.


shanghaiist.com/NetEase

Dimana, seperti dirangkum TribunnewsBogor.com dari laman Shanghaiist, Selasa (8/3/2016), makhluk tersebut hanya menghisap darah hewan ternak milik warga.

Warga meyakini makhluk misterius ini adalah seekor hewan dan sudah menghisap darah 200 ayam dan bebek dalam beberapa minggu terakhir.

Sedangkan menurut NetEase, hewan misterius tersebut hanya meninggalkan satu petunjuk mengejutkan yaitu empat jejak berujung tertanam dalam lumpur, berukuran tangan anak.


shanghaiist.com/NetEase

Selama seminggu terakhir, warga desa telah mengatakan banyak dari hewan ternak mereka mati bersama dengan beberapa kelinci bertani.

Penduduk desa telah menduga bahwa hewan merupakan pelarian dari Shanghai Wild Animal Park, 2km jaraknya dari kampung.

Tapi pihak taman telah melaporkan bahwa tidak ada hewan yang hilang dan mereka bahkan tidak memiliki serupa Chupacabra.


shanghaiist.com/NetEase

Para ahli dari taman telah mencoba untuk membantu dengan menyiapkan perangkap, seperti kandang besi dengan umpan ayam menggantung di dalam, tetapi tidak berhasil.

Salah satu warga, bernama Lin, berbicara kepada Shanghai Daily tentang kehilangannya, "Saya punya 23 bebek dan 12 ekor ayam semua mati dan Tetangga saya kehilangan 29 ekor ayam.."

Lin menjelaskan daging dan bulu berserakan di tanah, dan lubang, sebesar bola, ditemukan robek melalui pagar kawat.


shanghaiist.com/NetEase

Penduduk desa mengatakan bahwa mereka awalnya menduga hewan tersebut anjing liar namun, jejak kaki yang ditemukan tidak cocok dan bekas gigitan yang terlalu besar.

Beberapa khawatir bahwa segera makhluk itu akan tumbuh besar dan makan (dan minum) ayam dan manusia menjadi sasaran berikutnya.

Polisi sedang menyelidiki serangkaian kejadian aneh tersebut.
"Untuk saat ini, kami akan merekomendasikan menyembunyikan unggas Anda dan anak-anak di malam hari, hanya untuk berada di sisi yang aman," ujar pihak kepolisian setempat.

(Sumber: Shanghaiist/Kitty Lai)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved