Rebutan Lahan Parkir, Dua Kelompok Duel Satu Orang Tewas

Korban tewas di lokasi kejadian dengan luka bacokan di kepala.

Net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudhi Maulana

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Rusyadi (48) tewas dan dua orang lainnya mengalami luka-luka setelah terjadi bentrokan antar kelompok di Jalan Otista, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa (8/3/2016) sekitar pukul 03.00 WIB dinihari.

Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Prasetyo Purbo mengatakan, dua orang yang mengalami luka-luka berinisial KS (48) dan RZ (17).

"Untuk sementara ini motif keributan ini karena masalah perebutan lahan parkir. Tapi kita masih melakukan pendalaman, siapa tahu ada motif lain," ujar Prasetyo kepada TribunnewsBogor.com.

Kapolsek mengatakan, peristiwa terjadi saat korban terlibat keributan dengan KS dan RZ di Jalan Otista, dekat Pasar Bogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.

"Awalnya korban menyerang bersama empat orang rekannya. Dengan menggunakan samurai korban menyerang RZ anak dari KS," katanya.

Akibat serangan itu, RZ terluka di lengannya.

Mengetahui anaknya diserang, KS kemudian membantu.

Korban dan KS sempat duel dan berhasil merebut samurai.

"KS juga sempat kena luka sabetan, tapi sempat merebut samurainya dan menyerang balik korban. Korban terkena bacokan di bagian kepala hingga tewas. Melihat korban dibacok, empat rekannya kabur," ujarnya.

Korban tewas di lokasi kejadian dengan luka bacokan di kepala.

RZ dan KS yang mengalami luka sabetan di tangan dibawa ke RS PMI Kota Bogor.

Kemudian petugas membawa KS ke RS Bhayangkara Polres Bogor Kota untuk dilakukan operasi.

Sedangkan RZ sudah diizinkan pulang.

"KS dan RZ diketahui bukan warga Kota Bogor, mereka warga Dramaga, Kabupaten Bogor. Untuk sementara ini motif penyerangan ini karena masalah perebutan lahan parkir," katanya.(*)

Penulis: Yudhi Maulana Aditama
Editor: Soewidia Henaldi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved