Breaking News:

Bogor Banjir dan Longsor

Sempat Dapat Kabar Meninggal, Keluarga Korban Tembok Roboh Histeris Ternyata Masih Kritis

Menantu korban, Bily mengatakan awalnya pihaknya mendapat kabar kalau ayah mertuanya meninggal.

Penulis: Yudhi Maulana Aditama | Editor: Bima Chakti Firmansyah
TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana Aditama
Imas Maslia, Istri Maman Suparman, korban tembok runtuh histeris, Minggu (13/3/2016). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudhi Maulana

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN - Suasana haru dan tangis pecah seketika saat keluarga korban tertimpa tembok di Kampung Indahsari RT 01/11, Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat mendapat kabar duka.

Dimana korban bernama Maman Suparman (50) dikabarkan telah meninggal di RSUD Kota Bogor.

Istri korban, Imas Maslia (45) langsung menangis histeris saat mendapat kabar tersebut.

Kabar tersebut datang dari pihak keluarga yang sedang berjaga di rumah sakit.

Menantu korban, Bily mengatakan awalnya pihaknya mendapat kabar kalau ayah mertuanya meninggal.

"Tadi pukul 12.00 WIB mendapat kabar kalau bapak (Maman Suparman) meninggal. Saya kaget dan saya cek lagi, ternyata masih kritis," katanya kepada TribunnewsBogor.com.

Lanjutnya, sebelumnya, korban telah menjalani operasi, dan sudah mendapat persetujuan dari pihak keluarga.

Kini, korban masih berada di ruang ICU RSUD Kota Bogor.

Kabar duka tersebut mereka dapat setelah menjalani pemakaman Mety Mutia Rahman (19) yang juga menjadi korban robohnya tembok pembatas.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved