Ridwan Kamil Klarifikasi, Orang Itu Preman Omprengan Ilegal Bukan Sopir Angkot
Dia bagian dari komplotan preman yg suka maksa warga masuk ke mobilnya.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BANDUNG - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dipolisikan oleh sopir bernama Taufik Hidayat karena diduga melakukan pemukulan.
Menanggapi pelaporan tersebut, Ridwan Kamil mengklarifikasi sekaligus membeberkan kronologis peristiwa itu melalui akun Facebook miliknya.
Baca juga: Ridwan Kamil Dilaporkan Sopir Angkot Bandung Dugaan Pemukulan
Begini isi postingan Ridwan Kamil yang diunggah pada Senin (21/6/2016):
Sekadar klarifikasi:
Tidak ada penamparan atau pemukulan.
Orang itu preman omprengan ilegal bukan sopir angkot.
Dia bagian dari komplotan preman yg suka maksa warga masuk ke mobilnya.
Dan selama ini meresahkan sopir-sopir angkot karena menyerobot rute resmi dengan sebagian beking-beking oknum aparat.
Sudah belasan kali diingatkan dengan lisan yang sopan oleh saya.
Tiga orang sudah saya tangkap, satu lainnya saya serahkan ke denpom karena oknum anggota TNI aktif.
Ada lima saya ajak bicara baik-baik sambil makan di pendopo.
Saya kasih tawaran pekerjaan di pemkot.
Tapi banyak yang tetap melanggar hukum alias baredegong, yang kemarin itu Kebetulan kepergok saat saya sedang bike to work, dan mau kabur.
Di situ banyak saksi termasuk polisi.
Bagaimanapun Kota ini harus tertib dan premanisme harus dibasmi.
Tidak mudah membereskan negeri ini namun tidak boleh menyerah termasuk menerima ikhlas risiko-risikonya.
Hatur Nuhun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ridwan-kamil_20160321_235014.jpg)