Breaking News:

Bogor Banjir dan Longsor

Rumahnya Terendam Banjir, Belasan Pedagang Kerja Bakti

warga juga harus membersihkan lumpur yang masuk ke kontrakan.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Soewidia Henaldi
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Penghuni kontrakan di Kampung Panaragan, Bogor Tengah, Kota Bogor membersihkan rumahnya akibat banjir luapan sungai Cisadane, Minggu (20/3/2016) malm. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Kampung Panaragan Kidul, Bogor Tengah, Kota Bogor yang diterjang banjir semalam merupakan kawasan padat penduduk yang dihuni para pedagang.

Meski pemukiman tersebut letaknya cukup tinggi dari aliran sungai Cisadane namun, besarnya luapan air membuat kampung tersebut terendam.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Minggu (20/3/2016) malam, barisan gerobak milik pedagang berjajar di depan kontrakan.

Terdapat beberapa tulisan yang tertera di tiap gerobak, sepeti tulisan sate, cilok, nasi goreng dan bakso tusuk.

"Disini emang banyak perantau, ada yang dagang juga, Cilok, bakso, nasi goreng, capcai, kaya gitulah," ujar Muhamad Wahyudi salah satu warga.

Akibat dari terjangan air sungai Cisadane beberapa pedagang tidak bisa berjualan.

Selain karena barang dagangan terendam banjir, warga juga harus membersihkan lumpur yang masuk ke kontrakan.

Korban banjir di pemukiman itu diantaranya pasangan suami istri, Wahyuni dan Nurkiman.

Akibat banjir Wahyuni dan Nurkiman harus mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman.

Tampak lumpur sisa banjir masih memenuhi rumah kontrakan.

Perlengkapan tidur seperti kasur pun sudah tak layak pakai karena terkena lumpur.

Hingga semalam 15 orang penghuni kontrakan pun bergotong royong membersihkan rumah mereka.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved