MotoGP
Rupanya Andrea Iannone Acungkan Tangan Sebelum Terjatuh, Lihat Videonya
Andrea Iannone mengacungkan tangan kirinya saat terlibat overtake.
Penulis: Suut Amdani | Editor: Suut Amdani
Laporan Wartawan Tribunnewsbogor.com, Suut Amdani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Entah ada masalah apa dengan kedua rider tim Ducati di tengah lapangan balap GP Qatar kemarin.
Dalam sebuah tayangan, Andrea Iannone terlibat overtake beberapa kali dengan rekan setimnya, Andrea Dovizioso.
Sungguh mengagetkan, Andrea Iannone mengacungkan tangan kirinya saat terlibat overtake.
Tampak dalam tayangan lambat, tangan kiri Andrea dianggkat pada video yang dilansir akun Motul @motul di twitter.
Dalam video ini terlihat kedua rider terlibat beberapa kali senggolan.
Andrea Iannone terpancing emosi?
Hingga kini belum ada penjelasan resmi soal itu.
Berikut videonya:
If you think #AD04's overtake on #AI29 was the best at #QatarGP, vote with #Overtake1! #MotoGPBuzz https://t.co/RVATIOhh5r
— Motul (@motul) March 20, 2016
Hingga akhirnya, Andrea Iannone terjatuh saat dirinya berada di posisi ke dua.
Kronologi Jatuhya Andrea Iannone
Andrea Iannone memulai balapan dari barus kedua.
Mesin Ducati luar biasa kuat, hingga Iannone memimpin balapan di awal lab.
The Maniac, julukannya, tampil tenang memimpin balapan hingga lap kelima.
Rekan satu timnya, Andrea Dovizioso berada di belakangnya.
Iannone is down and out of 2nd! #QatarGP #MotoGP pic.twitter.com/v7e40xm9zR
— Crash.net MotoGP (@crash_motogp) March 20, 2016
Andrea Dovizioso mulai menyerang di lap keenam.
Beberapa kali overtake sesama tim Ducati ini bersenggolan.
Hingga di Turn 13, bencana itu terjadi.
Iannone kehilangan kendali saat roda depan menyentuh garis putih di Turn 13.
Ia pun terjatuh dari sesi balap MotoGP pembuka musim 2016.
Ianonne tak berhasil naik podium, namun mencatat rekor baru bagi dirinya, di Sirkuit Internasional Losail, 351.2Km/Jam di Warm Up.
Beruntung, dia tidak terluka parah dalam insiden tergelincir itu.
"Hari ini perasaan saya sangat bagus, dan benar saya cepat dari awal balapan," kata Iannone seperti dilansir MotoGP.
"Dari awal balapan, saya terus mendorong kemampuan motor hingga diluar batasnya."
"Hingga di tikungan itu, motor tiba-tiba menjauh dari saya. Sayangnya saya tidak bisa melakukan apa-apa untuk menghindari kecelakaan itu."
"Itu sangat disayangkan, karena saya pikir kami bisa berjuang untuk hasil yang lebih penting."
"Saya yakini di Argentina nanti, kita akan menunjukkan seberapa kompetitif kami."
Putaran ke dua dari MotoGP akan berlangsung di Argentina, Termas de Rio Hondo.
Valentino Rossi Cuma Finis Urutan 4, Ini Masalanya
Valentino Rossi harus puas di urutan keempat pada race pembuka musim, Senin dini hari (21/3/2016) Qatar.
Mulai dari awal balap, Valentino Rossi terlihat kalem, berbeda dengan musim balap sebelumnya.
Rossi nyaris tidak agresif untuk menikung lawannya.
Berikut ini sejumlah fakta Valentino Rossi saat balap di Qatar MotoGP.
#LetBattleCommence! https://t.co/ZwmSiSNfoe
— MotoGP™ (@MotoGP) March 20, 2016
1. Pilihan jenis ban
Michelin menjadi pemasok ban musim ini, menggantikan Bridgestone.
Rossi memilih ban belakang lebih keras.
"Tapi saya tidak yakin menggunakan ban lebut akan cepat. Pokoknya mereka mengalahkan saya," kata Rossi seperti dilansir Crash.
2. Performa motor
Valentino Rossi tidak mengalami kendala pada motornya.
Sayangnya, Rossi juga tidak memiliki kecepatan lebih dari itu.
"Performa motor saya kuat, tapi tidak cukup kuat untuk mencoba serangan," kata Rossi.
Rossi ketinggalan 10 meter dibelakang tiga rider di depannya.
Namun, kecepatan Rossi menyelesaikan lap lebih cepat dari tahun 2015 di sirkuit sama.
3. Ducati menjadi ancaman
Rossi memandang kecepatan Ducati menjadi ancaman baru musim ini.
Ia menyebut, Ducati sangat cepat dari start hingga finis.
"Mereka cepat dari awal hingga akhir. Kali ini di tikungan mereka juga sangat cepat," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/iannone_20160322_172900.jpg)