Ini Alasan Kenapa Orang Menutup Mata Saat Berciuman
Selain alasan romantis, ada alasan lain yang sangat bagus menjaga berciuman dilakukan sambil menutup mata.
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Bima Chakti Firmansyah
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Vivi Febrianti
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sebuah ciuman, banyak diartikan sebagai ungkapan kasih sayang yang dilakukan seseorang kepada pasangannya.
Kebanyakan orang, kerap berciuman sambil memejamkan matanya.
Dikutip dari Mirror.co.uk, seorang Psikolog mengungkapkan alasannya.
Selain alasan romantis, ada alasan lain yang sangat bagus menjaga berciuman dilakukan sambil menutup mata.
Sama halnya seperti bersin, mustahil melakukan ciuman dengan pasangan dalam keadaan mata terbuka.
Studi tentang visi dan pengalaman sensorik taktil yang dilakukan oleh Royal Holloway, University of London mengungkapkan, ada satu alasan yang sangat baik mengapa kita melakukannya.
Sederhananya, otak kita tidak bisa mengatasinya.
Atau, studi lebih ilmiah menyimpulkan, materi abu-abu seseorang berjuang untuk memproses arti lain, sementara juga berkonsentrasi pada rangsangan visual, sehingga orang yang berciuman melihat objek kasih sayang saat berciuman.
Namun, meski studi tersebut sebenarnya dilakukan tanpa orang berciuman.
Sebaliknya, peserta harus melakukan tes visual saat tanggapan mereka terhadap sesuatu menyentuh tangan mereka.
Akademisi Polly Dalton dan Sandra Murphy, dalam Journal of Experimental Psychology: Persepsi Manusia dan Kinerja.
Apa artinya untuk berciuman?
Rupanya, peserta kurang responsif terhadap rasa sentuh, jika mata mereka melakukan lebih banyak pekerjaan.
Jadi untuk kegiatan lain yang memerlukan rasa taktil, seperti berciuman, menari dan seks, orang cenderung ingin fokus pada sentuhan, daripada memiliki gangguan visual.
Ini berarti kita dapat berkonsentrasi energi kita pada tugas di tangan, dan memberikan seratus persen dari usahanya.
Gaya Bercinta
Sebagian besar wanita menginginkan intensitas bercinta lebih.
Bahkan, banyak wanita menginginkan intensitas bercinta lebih sering dibandingkan dengan pasangan pria nya.
Ada beberapa gaya atau posisi bercinta yang sangat disukai wanita karena posisi atau gaya tersebut bisa menciptakan keseimbangan ideal antara tingkat kesulitan denagan kesenangan maksimal yang bisa didapatkan.
Dikutip dari Durex.co.id, ada 5 gaya atau posisi bercinta yang sangat disukai oleh wanita.
1.Comfort Zone
Gaya bercinta yang satu ini dikenal juga dengan istilah gaya misionaris.
Cara melakukannya cukup mudah, wanita berbaring terlentang, melebarkan kakinya dengan lutut Anda di antara kedua pahanya, lalu minta pasangan Anda untuk melipat jari-jemari tangan dan meletakannya di belakang kepalanya.
Wanita menyukai gaya ini karena terasa lebih intim dan romantis meski pria dianggap lebih memegang kendali saat posisi bercinta ini dilakukan.
2.Private Lap Dance
Banyak wanita menyukai posisi di atas karena membuat mereka merasa memegang kontrol terhadap kepuasan pria.
Berada di atas tidak terbatas pada satu gaya.
Jika pasanagan Anda tidak menikmati gaya ini, bisa jadi karena merasa over exposed selama berhubungan seks, atau mungkin kakinya terlalu pendek untuk bisa nyaman beraksi.
Teknik lain untuk menyiasatinya, adalah bercinta sofa.
Tekniknya, pihak pria duduk bersandar, dan wanita diatas paha pasangannya.
3. Stand at Erection
Untuk melakukan teknik ini, wanita duduk di atas permukaan yang tingginya sejajar dengan pinggang pria, seperti meja dapur, mesin cuci, kap mobil, dan sebagainya.
Kesenangan yang didapat akan lebih maksimal jika kedua kakinya dibuka lebar untuk bisa melingkari pinggang Anda.
Gaya ini akan memudahkan Anda untuk penetrasi dalam, sehingga meningkatkan peluangnya menikmati orgasme G-spot.
4. Doggy Style
Selain posisi di atas, ternyata wanita juga menyukai posisi seks di mana ia membungkuk atau dalam posisi merangkak dan Anda melakukan penetrasi dari belakang.
5.Spooning it
Gaya sendok ini bisa membuat teknik bercinta Anda makin hebat.
Tak heran jika posisi ini benar-benar digilai wanita.
Selain memperhatikan gaya-gaya diatas, ada lagi faktor yang harus para pria cermati yakni ritme dalam bercinta.
Bercinta tidak berarti harus dilakukan secara tergesa-gesa.
Agar lebih nikmat, Anda dapat melakukannya secara perlahan dan berirama agar klimaks tercipta dengan sempurna.
Anda penasaran? selamat mencoba.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ilustrasi-mesra_20160323_181311.jpg)