Meski Didemo Warga, Program Green Campus IPB Jalan Terus
Kampus IPB juga diharapkan menjadi kawasan Green Energy
Penulis: Yudhi Maulana Aditama | Editor: Soewidia Henaldi
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudhi Maulana
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, DRAMAGA - Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Herry Suhardiyanto tetap akan mewujudkan IPB sebagai Green Campus meskipun program itu mendapat penolakan dari ratusan warga setempat.
Dia mengatakan, pencanangan ini diharapkan dapat mengembangkan perilaku civitas akademika yang berwawasan lingkungan, mewujudkan kampus IPB yang ramah lingkungan: zero waste, zero emission, rich in bio-and cultural-diversity serta menciptakan kondisi kampus yang aman, nyaman dan kondusif bagi sistem pembelajaran sukses, serta menunjang program agro-eco-edu-tourism.
"Elemen-elemen IPB Green Campus IPB adalah Green Transportation, Green Movement, Green Building dan Green Energy dimana masing-masing elemen akan mendorong pemanfaatan energi secara optimal dan ramah lingkungan.
Tahapan Green Campus telah diawali dengan gerakan Green Transportation," ujarnya dalam pidato wisuda 800 mahasiswa di Gedung Graha Widya Wisuda (GWW), Kampus IPB Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (23/3/2016).
Lanjutnya, tahapan ini diperlukan mengingat jumlah kendaraan di IPB yang meningkat sangat tajam.
Dia menjelaskan, implementasi Green Transportation dilakukan melalui 5 (lima) tahapan, yaitu mendorong penggunaan sepeda, mendorong penggunaan mobil listrik, mendorong penggunaan bus berbahan bakar gas atau nabati, membatasi penggunaan sepeda motor dan membatasi penggunaan mobil.
Kampus IPB juga diharapkan menjadi kawasan Green Energy.
Contohnya, penggunaan solar cell sudah dimulai pada penerangan jalan raya.
"Gerakan mewujudkan IPB sebagai Green Campus 2020 harus diawali dengan perubahan mindset warga kampus dan masyarakat sekitarnya. Sambil memulai kehidupan dengan praktik-praktik ramah lingkungan demi terciptanya masyarakat kampus yang bersih, aman, sehat dan berkualitas, IPB terus menerus mencari solusi atas implikasi yang timbul dari penerapan Green Campus ini," katanya.
IPB sudah berada dalam pilihan yang tepat dan akan terus maju mewujudkan Green Campus ini.
Ia berharap bahwa masyarakat pada umumnya akan dapat memahaminya dan menyadari gerakan yang ramah lingkungan ini kemudian dapat ditularkan ke masyarakat luas.
Dalam kesempatan itu, sebanyak 800 wisudawan terdiri dari 30 lulusan bergelar Doktor, 212 lulusan bergelar Magister Sains, 66 lulusan bergelar Magister Manajemen, 2 lulusan bergelar Magister Profesional, dan 490 lulusan bergelar Sarjana.
Dari 490 lulusan program sarjana, lulusan terbaik tingkat IPB adalah Albertus Karel Kurniawan dari Program Studi Teknik Mesin dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, dengan IPK tertinggi 3,87 dan predikat Cum Laude.
Lulusan terbaik dari program Magister Sains adalah Rahma Widiyanti dari program studi Konservasi Biodiversitas Tropika dengan IPK 4,00 dan masa studi 24 bulan.
Sementara lulusan terbaik pada program Magister Manajemen dan Bisnis adalah Tedy Saputra dengan IPK 3,98 dan masa studi 21 bulan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/wisuda-ipb_20160323_113110.jpg)