Breaking News:

Pejabat Bawa Pistol

Pejabat Pemkot Bawa Senjata saat Sidak, Polisi: Saya Saja Suka Malas Bawa Pistol

"Itu persoalan etis dan tidak etis saja, yang penting gak digunakan untuk menakuti orang."

TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bogor, Bambang Budiarto terlihat santai saat melakukan razia gas ke restoran-restoran. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudhi Maulana

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono menanggapi soal adanya pejabat pemerintah kota yang membawa senjata saat melakukan sidak.

Ia menuturkan, hal itu sah-sah saja selama tidak digunakan untuk menakut-nakuti orang atau tinda kriminal lainnya.

"Sebenarnya ada aturannya kalau warga sipil itu boleh memiliki senjata. Asal tidak digunakan untuk melakukan tindak kriminal," katanya saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Rabu (23/2/2016).

Lanjutnya, terkait soal membawa senjata di muka umum menurutnya hanya soal etis dan tidak etis.

Selama senjata itu tidak diacung-acungkan dan disimpan di dalam sarung senjata, itu sah-sah saja.

"Itu persoalan etis dan tidak etis saja, yang penting gak digunakan untuk menakuti orang. Kalau menurut saya itu sah-sah saja selama disimpan di sarung senjata, karena memang seperti itu caranya. Tapi ya saya saja suka malas bawa pistol," katanya sambil tertawa.

Ia juga mengatakan kalau pemilik senjata api harus memiliki surat izin lengkap dan lulus tes psikologinya.

Peraturan soal kepemilikan senjata bagi pejabat negara sudah diatur dalam Keputusan Kapolri Nomor 82 Tahun 2004 tentang petunjuk pelaksanaan pengawasan dan pengendalian senjata api non organik TNI/POLRI.

Dalam aturan tersebut, kepemilikan senjata di tempat umum harus menaati beberapa ketentuan, seperti harus dilengkapi surat izin dari Kapolri.

Dalam membawa senjata, harus melekat di badan.

Senjata api bisa dibenarkan dipakai bila saat keadaan terpaksa yang mengancam jiwanya.

Senjata api juga tidak boleh dipinjamkan orang lain.

Pemilik juga dilarang menggunakan senjata untuk menakut-nakuti, mengancam dan melakukan pemukulan dengan gagng atau popor senjata.

Penulis: Yudhi Maulana Aditama
Editor: Suut Amdani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved