Breaking News:

Anak Korban Kekerasan Beberapa di Antaranya Akan Menjadi Pelaku Kekerasan

Anak berusia sekitar lima sampai enam tahun dipaksa mengemis di perempatan jalan.

Tribunnews.com/ Theresia Felisiani
Seto Mulyadi atau Kak Seto di Bareskrim Polri, Kamis (24/3/2016) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, JAKARTA - Pemerhati anak, Seto Mulyadi atau akrab disapa Kak Seto, meminta kepada pihak berwenang supaya segera memberikan bimbingan anak-anak yang menjadi korban tindak kekerasan.

Apabila tak segera ditangani, dia mengkhawatirkan anak akan berubah perilaku.

Sebab, tindak kejahatan kepada anak membuat yang bersangkutan dapat berbuat hal serupa di masa mendatang.

"Memang seharusnya cepat direhabilitasi," kata Kak Seto, Jumat (25/3/2016).

Dia menjelaskan, anak korban kekerasan beberapa di antaranya akan menjadi pelaku kekerasan.

Selain itu, anak dapat berkurang potensi kecerdasan dan berbalik akan memunculkan perilaku agresif.

"Ini bisa menjadi calon kriminal di masa mendatang. Korban kekerasan beberapa di antaranya menjadi pelaku kekerasan. Selain juga berkurang potensi seorang anak," kata dia.

Sebelumnya, jajaran Polres Metro Jakarta Selatan mengungkap kasus perdagangan orang dan perlindungan anak.

I dan NH, dua orang Joki 3 in 1 telah ditetapkan sebagai tersangka.

Pengungkapan kasus bernuansa kemanusiaan itu dilakukan setelah aparat kepolisian menyelidiki sekitar dua bulan.

Halaman
12
Editor: Suut Amdani
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved