Breaking News:

Satwa di Taman Safari Indonesia Bogor Bertambah, Seekor 'Kerbau Kerdil' Lahir

Bayi kerbau kerdil yang belum diberi nama ini, lahir dengan bobot 5 kg, dan tingginya kurang lebih 30 cm.

Penulis: Bima Chakti Firmansyah | Editor: Bima Chakti Firmansyah
TribunnewsBogor.com/Ist
Bayi Anoa yang baru lahir di Taman Safari Indonesia, Cisarua, Bogor. 

Laporan Waratwan TribunnewsBogor.com, Bima Chakti Firmansyah

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Taman Safari Indonesia (TSI), Cisarua, Bogor sedang berbahagia, pasalnya satwa di kebun binatang tersebut bertambah.

Seekor kerbau kerdil dataran rendah betina bernama Tuti (5 tahun), Kamis (24/3/2016) melahirkan seekor anak berkelamin jantan.

Hasil perkawinan dengan pejantannya bernama Nikel yang juga berusia 5 tahun.

Menurut Direktur TSI, Jansen Manansang, proses kelahirannya kira-kira 1 jam, antara pkl. 12.50 WIB hingga 14.00 WIB, dengan masa bunting selama 9 bulan lebih 2 minggu.

Bayi kerbau kerdil yang belum diberi nama ini, lahir dengan bobot 5 kg, dan tingginya kurang lebih 30 cm.

"Bayi kerbau kerdil atau disebut anoa ini pun gemar sekali mendinginkan tubuh mereka di lumpur ataupun di air," ungkapnya dari rilis yang diterima TribunnewsBogor.com.

Saat ini bayi satwa langka tersebut masih dalam pengawasan tim medis kedokteran hewan TSI.

Dibawah pengawasan drh. Yohana dan juga Bahrun yang merupakan keeper-nya yang sehari hari merawatnya.

"Keberhasilan Lembaga Konservasi Taman Safari Indonesia dalam mengembangbiakan satwa langka ini, setidaknya membuktikan kesungguhan bagi pengelola, dokter hewan, dan para keeper-nya dalam mengembangbiakan satwa langka. Khususnya satwa langka Indonesia," tutup Jansen Manansang.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved