Breaking News:

Kota Bogor Satu Arah

Sopir Angkot Mengeluh, Penumpang dari Sukasari Berobat ke RS PMI Muter-muter Kebun Raya Dulu

Kini angkot ini harus berputar dulu ke Jalan Otista

TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana
Penumpang bingung karena rute angkutan umum di Kota Bogor berubah saat uji coba Sistem Satu Arah (SSA), Jumat (1/4/2016). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Vivi Febrianti

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Uji coba Sistem Satu Arah (SSA) seputar Kebun Raya Bogor (KRB), dikeluhkan sopir angkot trayek 01 dan 09.

Sebab, kini keduanya harus berputar dulu ke Jalan Otista dan mengelilingin Kebun Raya, sebelum kembali ke Jalan Raya Pajajaran.

Padahal pada rencana awal, angkot 01 Jurusan Ciawi - Terminal Baranang Siang berputar di Tugu Kujang.

Pun angkot 09, yang seharusnya tetap lurus kini harus memutar KRB.

Pengendara angkot 01, Anwar mengeluhkan sistem tersebut, selain memutar jauh, ia jadi kesulitan mendapat penumpang.

"Ngambil penumpangnya susah teh, penumpangnya juga pada bingung, riweuh lah pokoknya," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (1/4/2016).

Apalagi, kata dia, tarif angkot tidak boleh dinaikkan.

"Muter kan pakai bensin, ongkos nggak boleh naik, rugi atuh kita," keluhnya.

Senada, sopir angkot 09 jurusan Sukasari - Warung Jambu juga mengeluhkan sistem tersebut.

"Kasihan penumpang pada bingung, yang dari Sukasari mau berobat ke RS PMI aja harus muter-muter kebun raya dulu," ujarnya.

Tak hanya angkot, beberapa minibus, bus transpakuan dan bus Damri juga harus berputar.

"Sudah capek macet di Jakarta, sampe di Bogor ternyata harus diputar jauh, mana macet juga di Bogor, jadi buang waktu banyak," keluh sopir bus Damri, Kurniawan.

Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Suut Amdani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved