Setelah 29 Tahun, IPB Kembali Jadi Tuan Rumah Pekan Ilmiah Nasional 2016

Pimnas ke-29 ini akan digelar pada tanggal 7-12 Agustus 2016 mendatang di kampus IPB Darmaga

Penulis: Yudhi Maulana Aditama | Editor: Bima Chakti Firmansyah
TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana
Kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudhi Maulana

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, DRAMAGA - Institut Pertanian Bogor (IPB) kembali menjadi tuan rumah Pekan Ilmiah Nasional (Pimnas) ke-29.

Dikatakan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan IPB, Yonny Koesmaryono, IPB siap menjadi tuan rumah Pimnas tahun 2016.

"Ini adalah kesempatan kedua IPB menjadi tuan rumah. Pertama kali IPB menjadi tuan rumah yakni Pimnas ke-1 tahun 1987. Setelah beberapa puluh tahun, kesempatan itu hadir lagi," ujarnya dalam siaran pers yang diterima TribunnewsBogor.com, Rabu (13/4/2016).

Pimnas ke-29 ini akan digelar pada tanggal 7-12 Agustus 2016 mendatang di kampus IPB Darmaga dan diikuti 440 tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang lolos Pimnas dari seluruh Indonesia.

Pimnas diselenggarakan setiap tahun dengan tuan rumah ditetapkan perguruan tinggi di Pulau Jawa dan di luar Pulau Jawa secara bergantian.

Untuk menjadi peserta Pimnas, setiap tim mahasiswa yang beranggotakan tiga sampai lima orang harus menghasilkan karya ilmiah terbaik.

Lalu, karya mereka akan diadu oleh ribuan hasil karya mahasiswa lain.

Nantinya, karya ilmiah yang terbaik akan mendapatkan dana kegiatan.

Saat ini Pimnas terbagi dalam beberapa bidang PKM yakni penelitian, kewirausahaan, pengabdian kepada masyarakat, penerapan teknologi, dan penulisan ilmiah.

Selain itu ada juga PKM Artikel Ilmiah dan PKM Gagasan Tertulis.

Di luar 440 tim yang lolos Pimnas, IPB berencana mengundang 20 tim PKM yang mendapatkan pendanaan tapi tidak lolos Pimnas untuk hadir, supaya motivasi mereka meningkat.

"IPB akan menonjolkan kreativitas dan inovasi mahasiswa dengan mengedepankan kompetisi yang jujur dan adil. Dari analisis kami, beberapa kompetisi membuat semangat kekeluargaan itu hilang. Nah, ini yang ingin kita bangun karena budayascientific itu universal. Satu sama lain itu saling mendukung keilmuannya," ujarnya.

Nantinya, para peserta ini akan tinggal di asrama yang dimiliki IPB.

Untuk mempererat kebersamaan, beberapa kegiatan non formal akan dilakukan seperti salat Subuh berjamaah, olahraga bersama, panggung kreativitas dan seni, social gathering di asrama serta tukar kado kecil antar peserta.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved