VIDEO -- Eks Penyerang MU tak Menyesal Menendang Penonton, Eric Cantona : Seharusnya Lebih Keras
Saya mendarat di kaki saya (dengan stabil). Itulah sebabnya saya beranjak untuk memukulnya lagi, tetapi saya tidak memukulnya dengan cukup keras
TRIBUNNEWSBOGOR -- Penyerang legendaris Manchester United, Eric Cantona, pernah membuat ulah brutal ketika menghajar seorang penonton yang dirasa mengejeknya.
Eric Cantona pun membuat pernyataan kontroversial tentang masa lalu kala dia berkelahi dengan suporter Crystal Palace.

The Telegraph/Action Images
Eric Cantona menyerang seorang pendukung Crystal Palace, Matthew Simmons pada pertandingan di Selhurst Park, Inggris, 25 Januari 1995
Kejadian itu terjadi saat Manchester United bertandang ke markas Palace, Selhurst Park, Inggris, 25 Januari 1995.
Saat itu, Eric Cantona mendapatkan kartu merah dari pengadil pertandingan.
Ketika berjalan meninggalkan lapangan, dia melakukan tendangan kungfu kepada salah seorang penggemar Palace yang terlihat meledeknya.
Tidak puas dengan sepakannya, dia pun memukul orang tersebut.

AFP PHOTO / JOHANNES EISELE
Mantan pemain tim nasional Perancis, Eric Cantona
Dalam sebuah wawancara dengan FourFourTwo, Jumat (22/4/2016), Cantona mengenang insiden yang terkenal di Selhurst Park itu.
Meskipun sudah terjadi 21 tahun silam, peristiwa tersebut tidak membuat Cantona memaafkan perbuatan suporter tersebut.
Bahkan, pria yang mengantarkan United merengkuh empat trofi Premier League itu membantah bahwa saat melakukan tendangan kungfu tubuhnya kehilangan keseimbangan.
"Anda keliru, saya mendarat di kaki saya (dengan stabil). Itulah sebabnya saya beranjak untuk memukulnya lagi, tetapi saya tidak memukulnya dengan cukup keras," kata Cantona.
"Seharusnya, saya memukul dia lebih keras," ucap pria asal Perancis berusia 49 tahun itu.
Eric Cantona merasa tidak menyesal atas insiden tersebut dan dia mengungkapkan belum melihat tayangan ulang kejadian.
"Saya belum pernah melihat hal itu karena saya tahu apa yang telah saya lakukan," ujar Cantona.
"Setelah kejadian, rumah saya dikelilingi oleh wartawan. Rumah saya kecil dan mereka mengerubungi dengan cahaya (lampu kilat)," tuturnya melanjutkan.
Selain titel Premier League, Cantona juga mempersembahkan dua trofi Piala FA dan tiga Charity Shield (Community Shield) untuk publik Old Trafford. (Kompas.com/Septian Tambunan)