Ilmuwan Menemukan Cara Untuk Mengendalikan Virus Zika
Peneliti telah mencoba metode tersebut
Penulis: Andhika Adikrishna | Editor: Suut Amdani
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Andhika Adikrishna
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Ilmuwan mungkin telah menemukan cara untuk menghentikan penyebaran virus Zika.
Dilansir dari Popular Science, ketika bakteri Wolbachia menyerang seekor serangga, bakteri tersebut menyerang sistem reproduksi dari serangga tersebut.
Serangan itu menyebabkan serangga tersebut hanya dapat berkembang biak dengan serangga yang juga terinfeksi bakteri Wolbachia.
Dengan cara itu, Wolbachia dapat dengan cepat merambah ke populasi spesies inang.
Ditambah lagi, Wolbachia dapat mencegah inangnya terinfeksi bakteri dan virus lain.
Beberapa tahun yang lalu, peneliti menemukan bahwa nyamuk Aedes Aegypti (penyebar virus DBD dan virus Zika) yang terinfeksi Wolbachia dapat menghentikan penyebaran virus DBD ke manusia.
Sejak itu, peneliti telah mencoba metode tersebut dan menemukan bahwa metode tersebut dapat mengendalikan wabah demam berdarah.
Peneliti lalu mencoba metode ini untuk mengendalikan virus Zika, virus yang mirip dengan virus DBD.
Dalam sebuah laporan jurnal Cell Host and Microbe, sekelompok peneliti menunjukkan bahwa nyamuk Aedes Aegypti yang terinfeksi Wolbachia tidak dapat menyimpan dan menyebarkan virus Zika.
Dalam sebuah percobaan, para peneliti memberi darah manusia yang terinfeksi virua Zika ke beberapa nyamuk.
Satu kelompok nyamuk telah diinfeksikan oleh Wolbachia, satu kelompok lainnya tidak diinfeksikan wolbachia.
Dua minggu kemudian, peneliti mengambil sampel air liur kedua kelompok nyamuk.
Air liur dari kelompok nyamuk yang terinfeksi Wolbachia tidak menyebarkan virus Zika sama sekali, sementara kelompok nyamuk yang tidak diinfeksikan Wolbachia memiliki kemungkinan 85 persen menyebarkan Zika.
Ilmuwan mengatakan bahwa metode ini dapat dilakukan dengan mudah: Infeksikan beberapa nyamuk dengan Wolbachia, lepas mereka di alam liar, dan bakteri tersebut dapat dengan cepat menyebar ke populasi nyamuk.
Penelitian baru menemukan bahwa jika nyamuk terinfeksi oleh bakteri Wolbachia jenis tertentu yang dinamakan wMel Wolbachia, nyamuk tersebut tidak dapat membawa virus pada air liurnya, yang akhirnya membuat nyamuk tersebut tidak dapat menyebarkan virus ke manusia.
Peneliti juga mengatakan bahwa ini adalah metode yang aman untuk mengendalikan virus Zika.
Wolbachia tidak diketahui memiliki efek berbahaya pada manusia dan juga tidak dapat menyebar melalui air liur nyamuk.
Peneliti yakin bahwa metode ini dapat menjadi cara yang efektif dalam melawan virus Zika, yang pada saat ini belum memiliki vaksin maupun obat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/virus-zika_20160507_210807.jpg)