Hii, Ditemukan DNA Tikus dan Manusia Pada Burger di Amerika
Dari 258 sampel, tiga dideteksi memiliki DNA tikus, dan satu dideteksi memiliki DNA manusia
Penulis: Andhika Adikrishna | Editor: Ardhi Sanjaya
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Andhika Adikrishna
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Penemuan mengejutkan dihasilkan dari sebuah penelitian pada makanan burger, ditemukan DNA tikus di dalamnya.
Dilansir dari ibtimes.co.uk, perusahaan analis makanan Clear Labs, memeriksa 258 produk burger dan menemikan DNA tikus dan DNA manusia, terdapat juga daging pada burger vegetarian.
Sekitar 3,6 persen produk, dinilai bermasalah dengan 4,3 persen mengandung DNA penyakit.
Dari 258 sampel, tiga dideteksi memiliki DNA tikus, dan satu dideteksi memiliki DNA manusia.
Untuk produk vegetarian, 23,6 persen dinilai bermasalah, dua burger vegetarian mengandung daging sapi.
258 produk tersebut berasal dari 79 merek dan 22 pengecer di California Utara.
Menurut laporan, industri makanan cepat saji memiliki level kontaminasi yang rendah tapi banyak burger yang memiliki kadar nutrisi yang berbeda dengan yang tertera pada bungkus makanan.
Beberapa bahan pengganti juga ditemukan, contohnya DNA babi ditemukan pada burger daging sapi, DNA ayam ditemukan pada burger babi, burger kalkun, dan burger sapi.
Penyakit ditemukan pada 4,3 persen sampel, menurut penulis laporan, satu dari enam warga Amerika Srrikat akan menderita keracunan makanan setiap tahunnya, tiga ribu kasus diantaranya mematikan.
Penyakit yang paling banyak ditemukan adalah Yersinia Pseudotuberculosis, yang dapat menyebabkan gejala seperti tuberculosis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/penemuan-menjijikan-pada-burger_20160512_124017.jpg)