Bokong Pelajar Ini Memar Dipukul Polisi, Gara-gara Berebut Video Rekaman

Saat itu dia sedang di kamar mandi sebelah restoran

Penulis: Ardhi Sanjaya | Editor: Suut Amdani
Shanghaiist

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Tindak kekerasan kembali dialami oleh seorang pelajar, namun kali ini pelakunya polisi.

Dikutip dari laman Shanghaiist.com, bokong dari seorang pelajar menderita memar parah akibat dipukuli oleh oknum kepolisian.

Pada hari Selasa, Xiao Peng dan temannya pelajar Lanzhou University of Finance dan siswa Ekonomi, mengklaim bahwa bokong mereka dipukuli oleh oknum polisi hingga memar.

Tindakan itu diakibatkan karena dua pelajar ini enggan untuk menyerahkan bukti rekaman yang berisi kesalahan seorang polisi.

Dalam rekaman video itu, seorang pemuda diarahkan untuk masuk ke dalam mobil polisi, tapi saat hendak masuk ke dalam mobil polisi itu malah menendang pemuda tersebut.

Petugas yang menendang itu melihat bahwa siswa ini sedang merekam apa yang sedang terjadi, lalu meminta telfon genggam yang digunakan dan berniat untuk menghapus rekaman video tersebut.

Sayangnya, permintaan polisi itu ditolak oleh pelajar tersebut.

Senin lalu, Xiao Peng dan teman sekelasnya, pergi ke sebuah restoran yang berada di samping sekolah mereka untuk memakai kamar mandinya.

Saat sedang di kamar mandi, ada orang yang menyuruhnya untuk segera keluar sampai akhirnya mereka berkelahi.

Polisi yang datang hendak melerai perkelahian mereka, tapi sayangnya aksi menendang polisi itu malah terjadi.

Menurut Xiao Peng, dirinya dibawa ke kantor polisi untuk menyerahkan rekaman itu, sesampainya di sana mereka berdua malah dipukuli menggunakan pentungan polisi dan menampar wajahnya.

"Pantat saya dipukul sampai berdarah, yang memukul saya orang yang ada di video itu," ujarnya.

Melihat kejadian ini, dua anggota polisi itu telah dicopot jabatannya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved