Kaum Ibu Mulai Khawatir Anaknya yang SMP Minta Smartphone, Mengapa?

Mbak Evi, untuk smartphone kita bisa aktifkan setting "kontrol orang tua" di playstore

Tayang:
Penulis: Suut Amdani | Editor: Suut Amdani
Group Whatsapp

Laporan Tribunnewsbogor.com, Suut Amdani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Maraknya kasus pemerkosaan pelaku usia muda bikin takut kaum ibu.

Game yang di dalamnya terselip adegan kekerasan hingga seksualitas menjadi perbicangan hangat group di whatsaap.

Seperti curhatan Evy Rachmayanti di sebuah group alumi universitas di Solo.

Evy menuliskan seperti ini.

Aku mikir ntar kalo anakku udah SMP, gimana kalo dia minta smartphone?

Kalo ga dikasih kasian juga kalo dia diejek teman2nya gaptek tapi kalo dikasih ibaratnya kita melempar anak ke negeri antah berantah krn dunia ada di dalam genggamannya.

Cukup mainkan jari,apapun yg dia mau tau bisa dia dapat.

Termasuk pornografi.

Mari ibu2 bisa sharing ga gimana menyikapinya?

Lalu dia kembali menambahkan tulisannya.

Kalo browsing pake PC atau laptop kita masih bisa kepoin apa yg dia lihat.

Tapi kalo pake smartphone sambil tiduran aja anak bisa menjelajah ke mana2

Tak berselang lama, Diana mencoba memberikan solusi mengontrol smartphone.

Mbak Evi, untuk smartphone kita bisa aktifkan setting "kontrol orang tua" di playstore supaya nanti anak ga bisa akses game/aplikasi dengan rating dewasa.

Nanti kita diminta masukin password, fungsinya supaya ketika setting di-off-kan, harus masukin password.
Ini penting karena sekarang banyak game/aplikasi yg berbau pornografi dan pelecehan seksual.

Untuk youtube, bisa aktifkan setting "mode terbatas"/"restricted mode" supaya konten-konten yg ditandai dewasa bisa tersaring untuk tidak ditampilkan.
Semoga membantu ya..

-diana-

Lalu, Diana mengunggah sejumlah capture yang memperlihatkan sejumlah game smartphone dengan gambar wanita seksi.

Udah setting buat rating 3+ aja masih ada tampilan begini

Kalau share dari temen-temenku, penting juga menanamkan pemikiran ke anak tentang tubuhnya.

Misal, bagian yang boleh dilihat orang lain adalah bagian yang ditutupi pakain dalam (kaos dan celana).

Lalu, ke kamar mandi hanya boleh ditemani ibu, orang lain harus tunggu di luar.

Misal belum bisa cebok sendiri, yang boleh nyebokin cuma ibu dan ayah, itupun dengan catatan: tidak boleh menimbulkan perasaan tidak nyaman/sakit.

Aku sendiri masih cari dan belum nemu panduan soal sex education yang proper buat anak. Huhu

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved