Rekonstruksi Balita Diperkosa
Bangun Pagi, Ratusan Warga Semangat Nonton Rekonstruksi Balita Diperkosa
Keluarga Budiansyah sudah tidak lagi tinggal dirumah yang berdinding cat warna biru langit itu.
Penulis: Damanhuri | Editor: Soewidia Henaldi
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBUNGBULANG - Ratusan warga sejak pagi sudah berkerumun di sekitar rumah Budiansyah (26), tersangka pembunuhan sekaligus pemerkosa balita Laila Nurhidayah (2,5) di Kampung Pabuaran Tonggoh RT 3/5 Desa Giri Mulya, Kecamatan Cibingbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Direncanakan Polres Bogor dan Polsek Cibungbulan akan menggelar rekonstruksi atau reka ulang kasus yang menewaskan balita tersebut.
Pantauan TribunnewsBogor.com, Kamis (26/5/2016), sejak pagi warga sudah berkumpul di sekitar rumah korban dan pelaku.
Sejumlah persiapan dilakukan oleh Polsek Cibungbulang untuk menggelar rekonstruksi tersebut.
Tak hanya polisi, petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) desa juga dikerahkan.
Mereka disibukan dengan memeriksa garis polisi yang dipasang di rumah Budiansyah termasuk mengatur warga agar tidak mendekat lokasi.
Menurut warga sekitar, keluarga Budiansyah sudah tidak lagi tinggal dirumah yang berdinding cat warna biru langit itu.
"Engga tau sekarang keluarganya ada dimana, dari pas kejadian belum terlihat lagi sampai sekarang," kata Ati (30) tetangga pelaku.

TribunnewsBogor.com/Damanhuri
Seperti diberitakan sebelumnya, Laila Nurhidayah seorang balita berusia 2,5 tahun ditemukan tidak bernyawa dibelakang rumah warga yang berlokasi di Kampung Pabuaran Tonggoh RT 03/05 Desa Girimulya, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.
Kapolsek Cibungbulang, Kompol Roni Mardiatun menjelaskan, korban diketahui hilang saat bermain dirumah temannya sejak hari Minggu (8/5/2016).
"Korban ditemukan hari senin sekitar pukul 19.15 WIB dibelakang rumah warga dalam keadaan tidak bernyawa," kata dia.
Dari hasil pemeriksaan sementara kepada pelaku, korban sebelum dibunuh diperkosa telebih dahulu oleh pelaku.
"Habis diperkosa terus mulutnya dibekap sampai kehabisan nafas," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/rekonstruksi-balita_20160526_095257.jpg)