Istana Untuk Rakyat 2016

Inilah Makna dari Lukisan Presiden Warna Hitam Putih yang Juga Spot Favorit Pengunjung Istana Bogor

Meski berwujud seperti abstrak namun lukisan tersebut mampu menarik perhatian pengunjung Istana Untuk Rakyat (Istura).

Inilah Makna dari Lukisan Presiden Warna Hitam Putih yang Juga Spot Favorit Pengunjung Istana Bogor
Tribunnewsbogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Lukisan Presiden berwarna Hitam Putih ini berada di Museum Kepresidenan di Komplek Istana Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM,BOGOR TENGAH - Museum Kepresidenan di Komplek Istana Bogor memiliki sesuatu yang khas.

Beragam peninggalan Presiden terdahulu mulai dari pakaian hingga sejarah perjalanan presiden saat memimpin ada di dalam museum tersebut.

Selain itu, terdapat juga patung patung presiden, mulai dari presiden Soekarno hingga presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Namun saat anda masuk ke dalam museum kepresidenan anda tidak diperkenankan mengambil gambar.

Tapi jangan khawatir, di beberapa lokasi anda bisa mengambil gambar dan berfoto dengan para presiden.


Tribunnewsbogor.com/Lingga Arvian Nugroho

Selain itu ada lukisan yang menarik perhatian pengunjung.

Yaitu lukisan presiden yang di konsep dengan warna hitam putih.

Meski berwujud seperti abstrak namun lukisan tersebut mampu menarik perhatian pengunjung Istana Untuk Rakyat (Istura).

"Lukisannya memang hitam putih, tapi sepertinya maknanya dalam, senang saya lihat lukisan seperti ini," ujar Hasyim peserta Istura.

Dari informasi yang dituliskan dekat lukisan tersebut, lukisan berjudul 'Mata Hati Sang Pemimpim' dilukis oleh seniman bernama Jeihan.


Tribunnewsbogor.com/Lingga Arvian Nugroho

Lukisan tersebut dilukis di atas akrilik menggunakan bahan kanvas 300 cm x 800 cm.

Dari informasi yang tertera disebutkan bahwa lukisan tersebut merupakan lukisan yang menggambarkan ketajaman dari mata dan hati pemimpin Indonesia.

'Karya ini menggambarkan ketajaman mata dan hati dari enam pemimpin Indonesia, Sebagai simbol kekuatan menangkap aspirasi suara rakyat dalam membangun bangsa'


Tribunnewsbogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Suut Amdani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved