Inilah 7 Alasan Mengapa Pria Juga Takut Kecoa Terbang!
Kecoa sering tidak tentu arah, cepat, terbang tidak dapat diduga.
Penulis: Suut Amdani | Editor: Suut Amdani
Laporan Tribunnewsbogor.com, Suut Amdani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kecoa selalu identik sebagai hewan yang mengancam kesehatan.
Sebab, hewan warna cokelat ini sering ditemukan di tempat lembab, kotor dan menyelip di berbagai perabot rumah.
Namun, para ilmuwan percaya bahwa mereka bisa memegang rahasia untuk memperlakukan serangga yang paling tangguh itu.
Menurut laporan Daily Mail, pengujian telah menemukan jaringan dari otak dan sistem saraf serangga bisa membunuh lebih dari 90 persen infeksi MRSA dan E-coli tanpa merugikan sel manusia.
Simon Lee, seorang peneliti pascasarjana dari University of Nottingham, mengatakan, kecoa memiliki sifat antibiotik yang kuat setelah menemukan sembilan molekul yang berbeda dalam jaringan kecoa yang beracun bagi bakteri.
"Kami berharap molekul akhirnya dapat dikembangkan menjadi obat untuk E-coli dan infeksi MRSA yang semakin rawan terhadap obat-obatan saat ini," katanya.
Di luar dari penelitian itu, kecoa juga sering bikin orang takut, bahkan seorang pria sekalipun.
Nah, berikut 7 fakta kecoa yang bikin takut pria.

1. Cara berjalan
Kecoa sering tidak tentu arah.
Gerakan serta arah jalan dan terbang kecoak tidak dapat diduga.
Kecoa bisa dengan cepat dari sudut yang satu tiba-tiba menghampiri badan kita.
2. Bentuk kakinya
Pernahkan kecoa berjalan menyusuri bagian tubuh anda?
Bagaimana rasanya? geli, tajam dan seram yang memberikan sensasi yang tidak menyenangkan.
3. Identik dengan 'kotor'
Kecoa bersarang dan menetap di tempat lembab, gelap dan kotor seperti di got, di sampahan, di bawah lemari, di atap rumah, dan sebagainya.
Karena kaki serta badannya yang kotor maka kecoak bisa mendatangkan serta menularkan penyakit pada makhluk hidup termasuk manusia.
4. Warnanya
Warna coklat, tapi ada juga yang warnanya putih gelap, hitam bercorak kuning, dan sebagainya.
Warna itu terkesang kotor dan menjijikan siapa saja yang melihatnya.
5. Tahan banting
Faktanya, kecoak memiliki pelindung yang kuat di punggungnya yang membuat ia tidak mudah mati dipukul.
Jangan kira kecoak langsung mati ketika dipukul, beberapa menit kemudian kecoak itu akan kembali berjalan dan kabur entah kemana.
6. Makan kotoran
Sisa makanan menjadi menu utama hewa ini.
Ada juga kecoak yang senang dengan kotoran feses manusia.
Terkadang makanan kia yang kita simpan pun dimakan kecoa jika kita tidak hati-hati menyimpan makanan.
7. Pertumbuhan cepat
Sang betina dapat memproduksi 6-8 tempat telur selama 6 bulan hidupnya, yang membuat 180-320 kecoa baru.
Jika hanya 10 anaknya menjadi betina subur (dan itu merupakan perkiraan kecilnya – jumlahnya bisa lebih dari 100), ada ribuan ekor kecoa dalam beberapa bulan saja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/kecoa-terbang_20160530_175927.jpg)