Jelang Bulan Suci, Ratusan Pengamen Jalanan Terjaring Operasi Pekat Polres Bogor

Sebagain dari mereka terlihat juga beberapa anak yang masih di bawah umur berprofesi sebagai pengamen

Tayang:
Penulis: Damanhuri | Editor: Suut Amdani
Tribunnewsbogor.com/Damanhuri
Ratusan pengamen jalanan dan tukang parkir terjaring razia operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang dilakukan jajaran Polsek dari Polres Bogor pada Selasa (31/5/2016) sore tadi. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Ratusan pengamen jalanan dan tukang parkir terjaring razia operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang dilakukan jajaran Polsek dari Polres Bogor pada Selasa (31/5/2016) sore tadi.

Sebagain dari mereka terlihat juga beberapa anak yang masih di bawah umur berprofesi sebagai pengamen jalanan ikut terjaring dalam operasi ini.

Menariknya, para pengamen jalanan ini saat dikumpulkan dihalaman Mapolres Bogor disuruh bernyanyi dihadapan teman-temannya serta anggota kepolisian yang hadir pada saat itu.

Musisi jalanan ini nampak tidak canggung saat disuruh memegang gitar dan bernyanyi ditengah lapangan halaman Mapolres Bogor.

INI VIDEONYA:

Saat salah seorang melantunkan lagu pun, mereka semua ikut bernyanyi bersama.

Tepuk tangan serta sorakan pun nampak riuh setelah seorang pengamen jalanan ini usai bernyanyi.

Sementara itu, Kapolres Bogor, AKBP Suyudi Ario Seto menjelaskan, operasi pekat ini dilakukan untuk meminimalisir angka kriminalitas menjelang bulan suci Ramadhan yang tinggal dalam hitungan hari.


Tribunnewsbogor.com/Damanhuri

Menurutnya, kehadiran para pengamen jalanan dan tukang parkir ini dianggap sudah meresahkan masyarakat.

"Mereka ini akan kami data terlebih dahulu dan akan diserahkan ke Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut," terangnya di Mapolres Bogor pada Selasa (31/5/2016) malam.

Dalam operasi kali ini, kata dia, sebanyak 386 orang yang terjaring dalam operasi pekat yang dilakukan oleh jajarannya.

"Kami juga akan terus melakukan upaya penekanan angka kriminalitas, dari mulai perjudian hingga prostitusi," tegasnya.


Tribunnewsbogor.com/Damanhuri
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved