Tol Bocimi Sudah Groundbreaking Empat Kali Sejak 1997, Jokowi: Satu Meter Pun Belum Jadi

Pihak kontraktor janji Tol Bocimi akhir 2017 sudah mulai beroperasi di Ciawi sampai Sukabumi.

Penulis: Damanhuri | Editor: Suut Amdani
TribunnewsBogor.com/Damanhuri
Jokowi meninjau lokasi Tol Bocimi diwilayah Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor pada Selasa (21/6/2016). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri,

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI - Direktur Utama, PT trans Jabar Tol, Muhammad Sadali mengatakan, Pembangunan Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) dibagi dalam tiga paket dalam satu seksi.

Pada paket I, sambunya, sebanyak 18,7 persen, paket II sebanyak 12 persen, dan paket III sebanyak 6 persen.

"Paket 1 panjangnya 15,35 kilometer dari mulai Ciawi hingga Sukabumi," kata dia kepada watawan saat menijau lokasi pembangunan Tol bocimi pada Selasa (21/6/2016).

Dia juga optimis jika pembangunan tol bocimi ini akan rampung pada tahun depan.

"Akhir 2017 sudah mulai beroperasi di Ciawi sampai Sukabumi," tegasnya.

Saat ini, kata dia, masih dalam proses pendataan dan pembebasan lahan warga yang belum terselesaikan.

"Progres percepatan pembangunan akan kami lakukan seperti jika ada pembangunan yang terlambat akan menambah sumber daya," kata dia.

Sementara itu, Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sejak tahun 1997 tol Bocimi sudah 4 kali groundbreakingn namun terhenti di tengah jalan.

"Tol Bocimi sepanjang 54 kilometer sudah empat kali groundbreaking tapi berhenti. Padahal sudah dimulai sejak 1997 namun sampai sekarang satu meter pun belum jadi," kata Jokowi usai meninjau lokasi Tol Bocimi diwilayah Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor pada Selasa (21/6/2016).

Jokowi pun meminta kepada kontraktor untuk menyelesaikan pembangunan Tol Bocimi yang terdiri dari empat seksi tersebut pada 2018, sementara untuk seksi I diminta selesai pada 2017.

"Tadi Waskita menyampaikan tol Bocimi akan rampung pada 2019 tapi saya minta 2018 dan Seksi I pada 2017 selesai. Tidak ada masalah di lapangan," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved