Lama Tak Terdengar, Kini Boneka Susan Punya Adik, Tebak Siapa Namanya
Anak kecil itu disebutnya Suzan, diambil dari stasiun radio tempatnya bekerja
Penulis: Ardhi Sanjaya | Editor: Ardhi Sanjaya
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Ardhi Sanjaya
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Lama tak terdengar kabarnya, rupanya kini boneka Susan sudah memiliki adik.
Karakter boneka yang selalu dipangku oleh seorang wanita ini, lahir pada tahun 90an.
Masa-masa waktu itu sempat melejit hingga mendapat sejumlah penghargaan.
Malah, Boneka yang memiliki suara dari seorang wanita yang akrab disapa Ria Enez ini menjadi idola anak-anak kecil.
Lalu, bagaiamanakah kabarnya saat ini ?
Seperti dikutip dari Wikipedia, Ria Enes merupakan wanita kelahiran Malang, 29 Juni 1968.
Dia ialah seorang penyiar radio, penyanyi, pembawa acara, dan pendidik berkebangsaan Indonesia.
Pada awal tahun 1990 an, ia berhasil meraih popularitas di seluruh Indonesia bersama dengan bonekanya Susan.

Di stasiun radio yang terletak dekat Taman Apsari (di Embong Kaliasin, Surabaya Pusat) itu, ia ditandemkan dengan penyiar senior yang lumayan populer, Bung Dino.
Ria biasa mengudara pukul 14.00-15.00 WIB setiap hari Senin sampai Jum'at.
Suatu ketika, Bung Dino tidak bisa masuk siaran karena sakit.
Atas inisiatifnya sendiri, Ria kemudian mengudara solo dengan seolah-olah berbicara pada anak kecil.
Kebetulan, ia bisa menciptakan suara anak-anak dari tenggorokannya.
Anak kecil itu disebutnya Suzan, diambil dari stasiun radio tempatnya bekerja.
Di luar dugaan, siaran perdananya bersama Suzan itu mendapat respon positif, ditandai dengan banyaknya telepon yang masuk ke studio menanyakan anak kecil berkarakter centil, cerewet, nakal, dan celometan tapi cerdas dan menghibur itu.
Akibatnya, Ria Enes mendapatkan kenaikan gaji lumayan besar.
Sukses off-air dan on-air di radio, seorang produser rekaman memintanya rekaman lagu anak-anak.

Ria menyambut tawaran itu.
Album perdananya Si Kodok meledak di pasaran pada tahun 1991.
Berturut-turut setelah itu lahir album Kodok dan Semut, Suzan Punya Cita-Cita.
Lagu Suzan Punya Cita-Cita yang dirilis tahun 1993 berhasil meraih HDX Award dengan kategori sebagai album terlaris kala itu.
Antara tahun 1991-2004, ia telah meluncurkan 12 album.
Ria pernah digosipkan berpacaran dengan budayawan Emha Ainun Nadjib.
Pada tanggal 14 November 1997, ia menikah dengan Rey Irarto Wisnu Takari, seorang pengusaha yang memiliki Trapesium Band, sebuah grup musik yang cukup terkenal di Surabaya.
Setelah 3 kali keguguran, Ria Enes akhirnya melahirkan anak sulungnya Atala Rania Insyra (lahir 29 Juli 2000).
Dua anak menyusul kemudian, yakni Ataya Raisa Insyra (lahir 11 Februari 2004) dan Atasya Radho Insyra (lahir 23 Juni 2006).
Ketiga anak tersebut dilahirkan dengan bedah sesar.
Setelah kelahiran si bungsu, rahim Ria langsung disteril.
Ria Enes kini lebih banyak bergelut di dunia pendidikan, melalui lembaga pendidikan Dunia Suzan yang didirikannya pada tahun 1994 di sebuah ruko di Darmo Park II (di Dukuh Pakis, Surabaya Barat).
Awalnya, Dunia Suzan hanyalah sanggar seni.
Namun karena respon positif dari masyarakat, Ria menaikkan statusnya sebagai taman kanak-kanak.
Di TK tersebut, ia juga melibatkan orang tua murid untuk aktif dalam kegiatan belajar mengajar agar memantau perkembangan anak.
Jika mendapat tawaran show di Surabaya dan sekitarnya, Ria mengajak serta murid-muridnya, untuk melatih keberanian mereka di depan umum.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/boneka-susan-punya-adik-lagi_20160624_125904.jpg)