Setelah Jalani Terapi, Pungung Pria Ini Punya Tujuh Luka Mengerikan !

Tak disangka pria ini tak kuat lagi merasakan sakit di punggungnya.

Tayang:
Penulis: Suut Amdani | Editor: Bima Chakti Firmansyah
Chita Times

Laporan TribunnewsBogor.com, Suut Amdani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Seorang pria berusia 63 tahun ini memiliki 7 luka di punggungnya.

Luka itu tampak mengerikan.

Pria ini didagnosa oleh klinik alternatif menderita kolesterol tinggi dan beberapa penyakit ringan lainnya.

Klinik alternatif itu menyarankan pria ini melakukan terapi.

Mei 2016, pria ini memulai terapi penyembuhan.

Setiap kali merasa sakit, pria ini pergi ke klinik itu untuk melakukan sesi terapi.

"Perawatan akan menyembuhkan Anda jika tetap menjalani pengobatan cupping satu bulan," rekomendasi klinik, seperti dilansir ETtoday.

Setelah sepuluh hari, punggung pria ini mulai melepuh.

Meski begitu, dia bersikeras untuk menjalani pengobatan itu selama sebulan penuh, seperti diberitakan China Times.

Akhirnya, setelah satu bulan, dia berjalan-jalan pada Senin malam.

Tak disangka pria ini tak kuat lagi merasakan sakit di punggungnya.

Ia dilarikan ke rumah sakit, dokter kaget mengetahui suhu tubuh pria ini 39,7 derajat celcius.

Dokter memutuskan untuk merawat inapkan pria itu.

Kejadian berikutnya, dokter kembali terkaget saat melihat luka di punggunnya saat pemeriksaan.

Rupanya, luka raksasa itu sudah terinfeksi, seperti dilansir Apple Daily.

Jika pria ini telat dilarikan ke rumah sakit, itu bisa berubah menjadi kasus yang mengancam jiwanya, keracunan darah.

Sejumlah netizen di Weibo benar-benar tercengang dengan cerita mengerikan ini.

Mereka menyalahkan tindakan klinik terapi itu.

"Bukankah itu sakit sekali? Bagaimana dia bisa bisa terus menjalani terapi itu selama satu bulan?" salah satu netizen bertanya-tanya seperti dikutip Shanghaiist.

"Terapi cupping telah terbukti efektif, tapu pasti tidak baik melakukan terus-menerus," kata netizen memperingatkan pengguna web.

Beli Kulkas Bekas Seharga Rp 400 ribu, Wanita Ini Temukan Hal Mengerikan di Dalamnya

Hal tidak sangat disangka dialami oleh seorang warga yang membeli kulkas tetangganya dengan harga cukup murah.

Wanita ini, membeli sebuah kulkas dari tetangganya, namun diriya tidak mngecek terlebih dahulu kondisi barang bekas itu.

Sebab, tetangganya mengatakan bahwa kulkas tersebut kini masih sedang dalam proses pendinginan.

Perempuan yang enggan disebutkan namanya itu, membuka pintu kulkas setelah tiga minggu kemudian.

Dia membeli kulkas bekas itiu seharga Rp 400 ribu.

Sedikit aneh memang saat mendengar alasan mengapa kulkas itu dilarang dibuka terlebih dahulu.

Penjual yang tak lain yakni tetangganya di Goldsboro, North Carolina, mengatakan kulkas itu ialah kapsul waktu.

Penasar terhadap pernyataan dari tetangganya ini, wanita yang membeli tersebut pun lantas membuka pintu kulkas.

Benar saja, sebuah potongan badan ditemukan di dalam lemari pendingin itu.


Mirror.co.uk

"Dia menjual kulkas dengan mayat ibunya di dalam kulkas yang sudah membeku," katanya histeris.

Potongan tubuh yang ada di dalam kulkas hanya lah sisa potongan dari yang lainnya.

Sebab, polisi juga menemukan potongan tubuh lain di dalam rumah tetangga wanita tadi.

Hanya saja, tetangga yang menjual kulkas itu pergi ke luar kota selama sembilan bulan dan tidak pernha terlihat lagi.


Mirror.co.uk
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved