Ramadhan 2016

Ini Asal-Usul Kalimat 'Minal Aidin Wal Faidzin', Ternyata Berasal Dari Seorang Penyair Arab

kata Min artinya 'termasuk', Al-aidin artinya 'orang-orang yang kembali', Wal Artinya 'dan', serta Al-faizin Artinya 'menang'.

Ini Asal-Usul Kalimat 'Minal Aidin Wal Faidzin', Ternyata Berasal Dari Seorang Penyair Arab
Net/josstoday
Mohon Maaf Lahir dan batin 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudhi Maulana

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Hari Raya Idul Fitri tinggal tiga hari lagi.

Seitap yang merayakan pasti mengucapkan selamat satu sama lainnya, baik disampaikan langsung maupun melalui media lektronik.

Kalimat yang diucapkannya pun pasti seragam, yakni Minal Aidin wal-Faizin lalu diikuti dengan kalimat 'mohon maaf lahir dan batin'.

Tapi tahukah anda, ucapan Minal Aidin wal-Faizin bukan bermakna mohon maaf lahir dan batin.

Dirangkum dari berbagai sumber, kalimat Minal Aidin wal-Faizin terdiri dari beberapa penggal kata.

kata Min artinya 'termasuk', Al-aidin artinya 'orang-orang yang kembali', Wal Artinya 'dan', serta Al-faizin Artinya 'menang'.

Jika dimaknai secara harfiah, kalimat Minal 'Aidin wal Faizin dalam bahasa indonesia menjadi 'Termasuk dari orang-orang yang kembali sebagai orang yang menang'.

Ucapan minal aidin wal-faizin ini menurut seorang ulama tidaklah berdasarkan dari generasi para sahabat ataupun para ulama setelahnya atau Salafus Salih.

Perkataan ini mulanya berasal dari seorang penyair pada masa Al-Andalus, yang bernama Shafiyuddin Al-Huli, ketika dia membawakan syair yang konteksnya mengkisahkan dendang wanita di hari raya.

Halaman
12
Penulis: Yudhi Maulana Aditama
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved