Cara Cukur Rambut di Tempat Ini Berbeda, Tidak Digunting Melainkan Dibakar, Lihat Videonya !
Seorang tukang cukur, mempunyai keahlian khusus dalam hal ini.
Penulis: Ardhi Sanjaya | Editor: Ardhi Sanjaya
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Ardhi Sanjaya
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Apakah rambut Anda tak lagi rapi dan terlalu panjang saat ini, cobalah untuk mampir ke barbershop ini, rambut akan ditata dengan dibakar.
Iya dibakar menggunakan api.
Cara pangkas rambut ini memang sangat berbeda dibanding tukang cukur lainnya.
Bukan menggunakan gunting atau mesin pemangkas rambut.
Tentu siapun pernah mengalami bagaiaman jika rmabut terbakar api.
Tak hanya panik, tapi bau menyengat dan aneh pun keluar saat itu.
Banyak model rambut yang ditawarkan oleh pemangkas rambut.
Mulai dari botak, cepak, sampai model terkini.
Gaya rambut menjadi sebuah tren dari zaman ke zaman.
Tak ayal, perubahan ini berlangsung cukup cepat dan dinamis.
Tapi kembali lagi, itu merupakan selera dari pribadi masing-masing, baik pria maupun wanita.
Untuk merapihkan dan merubah gaya rambut ada sebuah tempat, yakni pangkas rambut atau salon bagi wanita.
Seorang tukang cukur, mempunyai keahlian khusus dalam hal ini.
Metode yang ditawarkan olehnya pun relatif sama saja.
Gunting, sisir dan mesin cukur jadi alatnya.
Tapi tidak dengan Franco Bompieri.
Dia tak hanya menggunakan tiga alat itu saja, tapi juga memakai api untuk mencukur rambut konsumennya.
Metode ini diterapk di salon Antica Barbiera Colla di Milan.
Teknik ini tentunya sangat berbeda bukan.
Seperti dikutip goodhousekeeping.com, Franco hanya menggunakan lilin dan sisir.
"di Italia, Anda melakukan pekerjaan dengan sisir dan gunitng, lalu Anda akan mendapatkan lilin dan menggunakannya," kaya Bompieri.
Tentu ini bukan tanpa alasan.
Biomperi menganggap bahwa dengan metode cukur ini, rambut akan menjadi lebih kuat dan tidak mudah rontok.
Dia sudah 70 tahun melakukan profesinya ini.
Mau lihat buktinya, simak video di bawah ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/bakar-rambut_20160719_123806.jpg)