Ini Dia Sosok Pria yang Jadi Model Bungkus Rokok, Ternyata Kisahnya Memilukan

Pria yang sedang merokok dan latar belakang beberapa tengkorak pada setiap baliho, billboard atau poster iklan rokok.

Tayang:
Penulis: Ardhi Sanjaya | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Ardhi Sanjaya

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Banyak pertanyaan mengenai sosok pria yang menjadi model di bungkus rokok ini.

Pada sekitar 2014 lalu, bungkus rokok beberapa merk telah merubah wujud dari kemasan rokok.

Ada seorang pria yang menjadi model di bungkus bagian depannya.

Tak hanya menampilakn foto, bungkus rokok juga menuliskan 'PERINGATAN ; MEROKOK MEMBUNUHMU'.

'Rokok Membunuhmu' adalah salah satu slogan yang digunakan untuk mengurangi perokok di Indonesia merujuk kepada PP (Peraturan Pemerintah nomor 109 tahun 2012) yang mengatur tentang iklan rokok baik di tempat umum, media cetak dan televisi.

Dalam pasal 27 bahkan disebutkan bahwa iklan rokok diwajibkan tidak menggambarkan atau menyarankan bahwa merokok memberikan manfaat bagi kesehatan.

PP 109 tahun 2012 mulai berjalan efektif pada bulan Juni tahun 2014.

Pemerintah telah mengirimkan master file gambar bahaya rokok pada beberapa perusahaan rokok.

Pihak perusahaan rokok tidak boleh mengubah kata-kata peringatannya (bahaya rokok) tersebut.

Kondisi perokok aktif di Indonesia cukup tinggi yakni dua dari tiga laki-laki di Indonesia yang berusia 10 tahun ke atas merupakan perokok.

Pria yang sedang merokok dan latar belakang beberapa tengkorak pada setiap baliho, billboard atau poster iklan rokok.

Pria ini memiliki rambut dengan gaya cepak.

Di atas bibirnya ada kumis.

Kulitnya berwarna sawo matang, mirip sekali seperti orang Indonesia.

Tapi rupanya, dia bukan berasal dari Indonesia.

Informasi yang dihimpun TribunnewsBogor.com, pria ini berasal dari negara Thailand.

Seperti yang diketahui bahwa pemertintah Thailand sangat gencar menekan angka perokok di negaranya.

Mereka tak segan mengeluarkan banyak biaya untuk mencapai tujuannya tersebut.

Awalnya, bungkus rokok dengan gambar pria ini memang muncul dari negara Thailand.

Di Thailand bungkus rokok dengan bergambar pria ini sudah muncul sejak tahun 2012 lalu.

Sedangkan di Indonesia, baru muncul pada thyaun 2014 silam.

Itu terbukti dengan adanya gambar pria ini dengan dilengkapi tulisan aksara Thailand.

Tak banyak informasi mengenai pria itu, siapa dia dan dimana dia tinggal.

Tapi, terakhir kali pria ini juga menjadi model dari iklan rokok kretek asal Indonesia.

Dia tampil bersama seorang jin yang keluar dari lampu ajaib.

Pria Ini Pamer Rokok yang Terbuat Dari Emas 24 Karat, Harga Satu Batangnya Setara dengan Motor Baru

Dua orang pria ini menggemparkan dunia maya, bagiamana tidak, mereka berdua memamerkan empat batang rokok yang terbuat dari emas.

Tidak seperti rokok pada umummnya, dua orang ini merekam saat menunjukkan kemasan rokok yang berbalut emas.

Seperti dikutip dari Wikipedia, Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah.

Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnya.

Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam kantong.

Sejak beberapa tahun terakhir, bungkusan-bungkusan tersebut juga umumnya disertai pesan kesehatan yang memperingatkan perokok akan bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan dari merokok, misalnya kanker paru-paru atau serangan jantung (walaupun pada kenyataannya itu hanya tinggal hiasan, jarang sekali dipatuhi).

Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika, untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh.

Pada abad 16, Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa.

Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa.

Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata.

Abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam.

Menurut riset 51,1 persen rakyat Indonesia adalah perokok aktif, tertinggi di ASEAN dan sangat jauh bedanya dengan negara-negara tetangga, misalnya: Brunei Darusallam 0,06% dan Kamboja 1,15%.

Pada tahun 2013, 43,8% perokok berasal dari golongan lemah; 37,7% perokok hanya memiliki ijazah SD; petani, nelayan dan buruh mencakup 44,5% perokok aktif.

33,4% perokok aktif berusia di antara 30 hingga 34 tahun.

Bagusnya hanya 1,1% perempuan Indonesia adalah perokok aktif, walaupun tentunya perokok pasif akan lebih banyak.

Telah banyak riset yang membuktikan bahwa rokok sangat menyebabkan ketergantungan, di samping menyebabkan banyak tipe kanker, penyakit jantung, penyakit pernapasan, penyakit pencernaan, efek buruk bagi kelahiran, dan emfisema.

Rokok Emas

Dalam video berdurasi sekitar tiga menit itu, telrihat dua orang mengenakan pakaian warna putih sedang mengobrol.

Seperti dikutip Emirates247,dua orang sedang membual tentang cerutu yang terbuat dari emas murni.

Rokok itu memang sengaj diproduksi khusus untuk dirinya.

Cerutu ini terbuat dari emas 24 karat.

Harganya sekitar QR5,000 (Dh5,000) atau sekitar Rp 17 jutaan.

Tak hanya punya satu saja, tapi pria ini menunjukkan empat batang cerutu lainnya.

Cerutu ini disimpan di sebuah kotak yang juga berlapis emas murni.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved