Coklat Baik Untuk Kesehatan, Ini 5 Manfaatnya

Cokelat mengandung alkaloid-alkaloid seperti teobromin, fenetilamina, dan anandamida, yang memiliki efek fisiologis untuk tubuh.

Tayang:
Penulis: Bima Chakti Firmansyah | Editor: Bima Chakti Firmansyah
Tribunnews.com
Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Ada anngapan bahwa cokelat dianggap memberikan efek negatif bagi perkembangan anak.

Namun tahukah Anda bahwa cokelat memiliki berbagai manfaat baik bagi tubuh?

Dilansir dari laman Wikipedia, cokelat adalah sebutan untuk hasil olahan makanan atau minuman dari biji kakao (Theobroma cacao).

Cokelat pertama kali dikonsumsi oleh penduduk Mesoamerika kuno sebagai minuman, walaupun dipercaya bahwa dahulu cokelat hanya bisa dikonsumsi oleh para bangsawan.

Cokelat umumnya diberikan sebagai hadiah atau bingkisan di hari raya.

Dengan bentuk, corak, dan rasa yang unik, cokelat sering digunakan sebagai ungkapan terima kasih, simpati, atau perhatian bahkan sebagai pernyataan cinta.

Cokelat juga telah menjadi salah satu rasa yang paling populer di dunia.

Selain dikonsumsi paling umum dalam bentuk cokelat batangan, cokelat juga menjadi bahan minuman hangat dan dingin.

Cokelat mengandung alkaloid-alkaloid seperti teobromin, fenetilamina, dan anandamida, yang memiliki efek fisiologis untuk tubuh.

Kandungan-kandungan ini banyak dihubungkan dengan tingkat serotonin dalam otak.

Menurut ilmuwan, cokelat yang dimakan dalam jumlah normal secara teratur dapat menurunkan tekanan darah.

Cokelat hitam akhir-akhir ini banyak mendapatkan promosi karena menguntungkan kesehatan.

Bila dikonsumsi dalam jumlah sedang, termasuk kandungan anti oksidannya yang dapat mengurangi pembentukan radikal bebas dalam tubuh.

Berikut adalah manfaat cokelat yang berguna bagi kesehatan.

1. Menyehatkan Jantung

Mengutip dari kompas.com, cokelat hitam dapat memperbaiki kelenturan pembuluh nadi yang mengeras dan mencegah darah putih menempel pada bagian dalam dinding pembuluh.

Kedua kondisi itu apabila tidak teratasi dapat membentuk plak, yang memblokir pembuluh, dan menyebabkan penyakit jantung.

2. Menurunkan Berat Badan

Seringkali masyarakat memiliki anggapan bahwa mengonsumsi cokelat merupakan hal tabu bagi mereka yang ingin berdiet.

Namun ternyata, mengonsumsi cokelat hitam justru dapat membuat perasaan kenyang layaknya mengonsumsi apel dan jambu biji.

Maka, hal ini cukup efektif untuk mengurangi rasa lapar yang bagi mereka yang sedang berdiet.

3. Dapat Mengurangi Depresi

Cokelat ternyata mampu untuk meningkatkan zat endorphine dalam tubuh.

Zat ini berguna untuk meningkatkan rasa senang dan rasa nyeri yang sifatnya sementara.

Oleh karena itu, cokelat dapat membuat seseorang memiliki perasaan yang sedikit lebih tenang, ketika sedang berada dalam kondisi yang tidak nyaman atau membuatnya stres.

Namun ingat, cokelat hanya bersifat sementara.

4. Menurunkan Tekanan Darah

Cokelat mengandung flavonoid yang merupakan antioksidan, sama seperti sayuran yang memiliki warna gelap.

Antioksidan inilah yang kemudian membuat pembuluh nadi menjadi lebih rileks. Efeknya, tekanan darah akan menjadi lebih rendah.

5. Mengurangi Resiko Terkena Preeklampsia Bagi Wanita Hamil

Preeklampsia yang menimpa wanita hamil ditandai dengan adanya peningkatan tekanan darah.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, cokelat dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Mengonsumsi cokelat dalam jumlah yang sesuai, dapat membantu mengurangi resiko terkena komplikasi ini.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved