Waspada Cuaca Ekstrem Saat Pancaroba, Rawan Longsor dan Puting Beliung
Dedi menambahkan untuk wilayah Bogor akan diguyur hujan besar disertai angin kencang.
Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, DRAMAGA - Sudah beberapa hari terakhir wilayah kawasan Bogor diguyur hujan.
Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Dramaga, Bogor memprediksi cuaca ekstrem akan terjadi di wilayah Bogor dan sekitarnya dalam beberapa pekan ke depan.
Hal tersebut dikarenakan masa peralihan cuaca dari musim penghujan ke musim kemarau.
"Minggu-minggu ini merupakan penghujung dari musim penghujan, sehingga kondisi cuaca diprediksi akan lebih ekstrem," ujar Kepala Stasiun Klimatologi Dramaga Dedi Sucahyono, Jumat (29/7/2016).
Dedi menambahkan untuk wilayah Bogor akan diguyur hujan besar disertai angin kencang.
Berdasarkan pantauan Citra Satelit milik BMKG, pada masa transisi atau pancaroba peralihan musim ini bisa dirasakan oleh masyarakat secara umum secara kasat mata.
Masyarakat dapat merasakan terik pada siang hari dan secara mendadak terjadi hujan besar pada sore menjelang malam dan disertai angin kencang.
"Awan-awan yang terbentuk pada masa transisi adalah awan-awan hujan konvektif yang berpotensi membuat petir, hujan lebat dan pada saat terjadi pertukaran suhu udara bisa terjadi angin kencang ataupun puting beliung," ujarnya.
Untuk itu, pihak BMKG menghimbau kepada masyarakat terutama yang tinggal di daerah perbukitan atau dataran tinggi untuk selalu waspada.
Karena di wilayah seperti itu rawan terhadap bencana tanah longsor atau angin puting beliung yang bisa terjadi selama cuaca ekstrim ini berlangsung.
"Kita harap masyarakat untuk saat ini lebih waspada pada bencana alam seperti longsor, puting beling ataupun banjir yang mungkin bisa terjadi saat cuaca ekstrim ini," jelasnya.